<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Akarumput &#187; Kesehatan</title>
	<atom:link href="http://akarumput.com/category/lifestyle/health/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akarumput.com</link>
	<description>An earth walker&#039;s guide to growing wild</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Nov 2016 02:20:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Pelayan cinta yang ketinggalan zaman</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/050512-pelayan-cinta/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/050512-pelayan-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 22:32:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Robin Lim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bidan]]></category>
		<category><![CDATA[midwifery]]></category>
		<category><![CDATA[Robin Lim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1899</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ini terlalu romantis dan ketinggalan zaman. Teknologi tidak menjawab sepenuhnya persoalan kematian ibu dan bayi.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mungkin ini terlalu romantis dan ketinggalan zaman. Teknologi tidak menjawab sepenuhnya persoalan kematian ibu dan bayi.</strong></p>
<p>Perserikatan Bangsa Bangsa menargetkan <a href="http://www.un.org/millenniumgoals/" target="_blank"><span style="color: #008000;">Tujuan Pembangunan Millenium</span></a> (Millenium Development Goals/MDG’s) tercapai tahun 2015. Kurang dari tiga tahun lagi. Tiga dari tujuan ini berkaitan dengan <a href="http://akarumput.com/featured/a-message-of-love-from-robin-lim/"><span style="color: #008000;">kegiatan kami di Yayasan Bumi Sehat</span></a>, klinik bersalin dimana saya berpraktek sebagai bidan. Tujuan ke-4 sampai 6 dalam MDG’s adalah mengurangi kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit lain.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/05/Robin_midwives.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1904" title="Philippines Midwifery League" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/05/Robin_midwives.jpg" alt="" width="600" height="308" /></a></p>
<p>Sayangnya, dunia kami belum bisa mencapai tujuan-tujuan ini yang mengadvokasi hak dasar manusia untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Tanggal 5 Mei adalah <a href="http://www.internationalmidwives.org/Whatwedo/InternationalDayoftheMidwife/tabid/327/Default.aspx" target="_blank"><span style="color: #008000;">Hari Kebidanan Internasional</span> </a>dan saya berada di kota General Santos, Mindanao, Filipina. Pada pertemuan Philippine League of Midwives National Congress, lebih dari 800 bidan bersemangat mencapai solusi nyata untuk masalah tingkat kematian ibu dan bayi.</p>
<p>Menurut World Health Organization (WHO), 981 wanita meninggal setiap hari akibat komplikasi terkait dengan kehamilan dan melahirkan. Angka itu lebih besar dengan korban yang jatuh bila setiap hari dua pesawat Boeing 747 jatuh dari langit. Jika pesawat terbang jatuh pasti akan menjadi berita utama di media massa. Dan pastinya, kebanyakan orang tidak akan berani terbang hingga masalah ini diatasi. Namun, hampir 1.000 wanita meninggal setiap hari, mereka belum tua dan tidak sakit, mereka adalah wanita hamil dan melahirkan.</p>
<p>Kematian ini didorong oleh kemiskinan, yang menyebabkan kekurangan gizi, dan kurangnya akses terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. Padahal kebanyakan kematian ini bisa dicegah. Yang lebih menyedihkan lagi, menurut Amnesty International, jumlah<span style="color: #008000;"> <a href="http://www.amnesty.org/en/news-and-updates/usa-urged-confront-shocking-maternal-mortality-rate-2010-03-12 " target="_blank"><span style="color: #008000;">kematian ibu dan anak yang tercatat adalah jauh di bawah yang nyata </span></a></span>karena kurangnya data yang akurat.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/05/Bumi_new_fam.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1907" title="Bumi Sehat family" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/05/Bumi_new_fam-300x224.jpg" alt="" width="286" height="213" /></a>Wanita yang paling berisiko adalah minoritas asal Afrika dan Asia yang tinggal dalam kemiskinan, masyarakat suku, transmigran, atau terlantar, dan memiliki sedikit akses terhadap informasi. Banyak dari wanita yang pergi ke bidan untuk pelayanan kesehatan reproduksi termasuk dalam kategori ini.</p>
<p>Sebagai bidan, saya mendedikasikan kehidupan saya untuk berusaha membantu masalah ini, sambil memikirkan mengapa tragedi ini terjadi. Kita perlu terus bertanya, bagaimana kami bisa mencapai solusi nyata untuk masalah ini.</p>
<p>Pada <a href="http://www.huffingtonpost.com/robin-lim-cpm/birth-on-the-edge_b_1412505.html" target="_blank"><span style="color: #008000;">blog saya di Huffington Post</span></a> ada yang berkomentar: &#8220;Karena inilah ada rumah sakit, walaupun kebidanan itu romantis, sudah ketinggalan zaman dan harusnya dilarang.”</p>
<p>Saat dibutuhkan, rumah sakit dan ahli khusus adalah keajaiban. Namun, saya yakin bahwa metode layanan kesehatan bidan-ke-ibu adalah cara terbaik untuk mengetahui apakah Ibu dan bayi menghadapi risiko. Saat dirawat oleh bidan, Ibu memiliki kesempatan lebih untuk hasil kelahiran yang terbaik, dengan lebih sedikit kebutuhan teknologi dan jauh lebih sedikit biaya. Dari pengalaman kami dengan pasien di klinik Bumi Sehat di Bali dan Aceh, dimana lebih dari 4,000 bayi telah lahir, bidan menjadi penyedia yang peduli untuk mencegah tragedi.</p>
<p>Komentar di atas mungkin wajar dari orang yang datang dari negara maju seperti Amerika Serikat atau negara-negara Eropa. Mungkin puluhan ribuan orang lain di Indonesia, tempat saya tinggal, berpikir serupa. Saya bersyukur pemerintah Indonesia, lewat Kementerian Kesehatan tidak punya pikiran serupa.</p>
<p>Kementerian Kesehatan semakin banyak menginisiasi program yang meningkatkan peran bidan, terutama di desa terpencil yang mungkin penduduknya belum pernah melihat mobil. Tidak bisa dipungkiri, bidan adalah garda depan kesehatan masyarakat desa.</p>
<p>Amerika Serikat adalah negara yang paling banyak menghabiskan dana pada riset teknologi kelahiran. Statistik dari PBB bulan September 2010 menunjukkan AS jauh tertinggal dari banyak negara berkembang untuk tingkat kematian ibu saat melahirkan. Ibu yang melahirkan di AS lebih berisiko untuk meninggal akibat komplikasi kehamilan daripada wanita di 40 negara lain.</p>
<p>Dasar dari cara kami melayani Ibu, bayi dan keluarga adalah kepedulian pada mereka yang kurang mampu dan tidak memiliki suara. Sambil saya membuat tulisan ini, mungkin seorang ibu dari angka rata-rata 981 tadi baru meninggal dalam proses melahirkan. Ini tidak bisa diterima. Anda bisa bertepuk tangan dan mengatakan, “Saya percaya pada teknologi.” Tetapi ini tidak akan mengubah kenyataan. Jika ingin melihat tingkat kematian ibu dan bayi menurun, tepuklah tanganmu dan katakan, “Saya percaya pada bidan!”</p>
<p>Hari ini saya merayakan Hari Kebidanan Internasional di Filipina, tanah asal ibu saya. Sebelum ada banyak rumah sakit di sini, <em>Lola</em> (nenek) saya adalah seorang <em>hilot</em>, dukun tradisional. Dia menghargai alam dan budaya wanita. Kini, bidan punya pelatihan ilmu kesehatan yang bagus sekali.</p>
<p>Para bidan bisa berdiri kuat pada tiga kaki: menghargai alam, menghargai budaya dan tradisi, dan punya pemahaman pengetahuan yang kuat. Untuk saudari-saudariku terkasih, para bidan di luar sana: mungkin kita terlalu romantis dan ketinggalan zaman, mari jangan berhenti menyelamatkan nyawa dengan sentuhan cinta terhadap Ibu. Selamat Hari Bidan.<strong></strong></p>
<p><iframe width="600" height="305" src="http://www.youtube.com/embed/yIDQyoUPvLw" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></p>
<hr align="left" size="1" width="33%" />
<p><strong></strong><em>Foto utama oleh <a href="http://www.virginienoel.be/" target="_blank">Verginie Noel. </a> </em></p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/050512-pelayan-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BaliSpirit 2012 – menjadi baik, bukan belajar aerobik</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/090412-balispirit-2012/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/090412-balispirit-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 09:56:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Virginie Noël</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Responsible Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Reviews]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bali Spirit Festival]]></category>
		<category><![CDATA[BaliSpirit Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Ubud]]></category>
		<category><![CDATA[yoga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1856</guid>
		<description><![CDATA[Guru menjadi murid, murid menjadi guru. Lebih dari 1.000 orang berkumpul, meski partisipan pribumi masih kecil.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/BSF-1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1857" title="BSF2012" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/BSF-1.jpg" alt="" width="600" height="399" /></a><strong></strong></p>
<p><strong>Guru menjadi murid, murid menjadi guru. Lebih dari 1.000 orang berkumpul, meski partisipan pribumi masih kecil.</strong></p>
<p>BaliSpirit Festival telah berakhir hari Minggu pekan lalu. Selama lima hari penuh beragam kegiatan, dari yoga dan tari, hingga musik dan workshop pengobatan holistik. Festival ini pada tahun ke-5 berhasil menarik jumlah penonton terbanyak dalam sejarahnya.</p>
<p>Selama festival ada workshop mengenai beragam gaya yoga, seperti Hatha, Anusara, Yin, Vinyasa Flow, Ashtanga, Acro dan Kundalini. Juga banyak workshop tarian dinamis, termasuk Nia, 5 Rhythms, dan Tarian Afrika Barat yang sangat populer. Ada banyak kesempatan untuk refleksi diri dan pengembangan diri, juga kesempatan untuk bisa menggerakkan tubuh secara asyik.</p>
<p>Festival tahun ini menyatukan guru yoga yang ahli, namun tetap terbuka untuk penganut yoga baru atau orang awam yang hanya penasaran. Susan, pelaku yoga dari America Serikat, menyimpulkan pengalamannya selama festival. “Ada banyak workshop dan hal-hal luar biasa yang bisa dicoba. Tetapi untuk saya sendiri, yang paling penting adalah bisa bertemu dengan banyak orang yang pikirannya sepaham dengan saya dan membangun koneksi dalam komunitas,” kata dia</p>
<p>Tahun ini BaliSpirit festival menarik lebih dari 1.000 orang yogi (penganut yoga), musisi, dan penari dari Amerika Serikat, India, Amerika Selatan, Australia, China, Jepang, Eropa, dan Afrika. John Ogilvie, presenter yoga, sponsor festival dan pendiri Byron Yoga Center di Australia, sadar dengan daya tarik festival ini. “Ada komunitas internasional yang bertemu di festival ini. Semua orang yang hadir akan membawa pulang ide dan inspirasi dari festival ini ke komunitasnya masing-masing,” kata Ogilvie.</p>
<p>Dengan cara ini, kesadaran global mengenai kesehatan dan isu lingkungan akan terus berkembang. Spiritualitas, menurut Ogilvie, haruslah praktis. Dengan membangun komunitas internasional, slogan ‘Berpikir Global, Bertindak Lokal’ bisa menjadi kenyataan.</p>
<p>Suasana selama festival mendorong saling berbagi, antara presenter dan penonton dapat menikmati hubungan dan pengalaman baru. John Ogilvie mengatakan sangat menikmati pengalaman bertukar tempat dari guru menjadi murid saat ia berpartisipasi dalam workshop oleh guru lain.</p>
<p>“Bagi saya, festival rasanya seperti tempat bermain bebas dan kami saling mengikuti kelas-kelasnya,” kata Michael Hallock, seorang guru Watsu (terapi pijat dalam air). “Biasanya, sebagai presenter, saya menjadi orang yang ‘istimewa’ dalam acara, tetapi di sini saya seperti satu dari banyak. Ini membuat saya merasa biasa saja karena melihat banyak hal yang luar biasa di sekitar, banyak bakat dan kreativitas. Saya melihat banyak orang sepenuhnya berekspresi. Ini sangan menginspirasi dan membuat saya membumi.”</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/533023_10150651981295197_248186520196_9145228_1085053963_n.jpg"><img title="BSF2012-2" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/533023_10150651981295197_248186520196_9145228_1085053963_n.jpg" alt="" width="601" height="317" /></a></p>
<p>Bali adalah lokasi ideal untuk festival yoga. “Kami, warga Bali melakukan yoga selama kehidupan. Kami melakukan yoga setiap kali membuat banten dan setiap kali sembahyang di pura. Kami selalu berusaha untuk meningkatkan kesadaran,” kata Kadek Gunarta, salah satu pendiri festival.</p>
<p>Perlu usaha besar untuk terus menjaga hubungan dengan dunia di bawah kesadaran. Ini juga yang membuat Bali sangat magis dan menjadi inspirasi untuk orang dari luar negeri. Suasana ini teramplifikasi selama festival dengan banyak workshop yang mendorong partisipan untuk melihat ke dalam, menjadi lebih sadar, dan membuka hati. Seperti yang dikatakan instruktur dari Peace and Love Yoga di Los Angeles: “Kamu melakukan yoga untuk menjadi manusia yang lebih baik. Jika bukan karena itu – keluarlah dari kelasku dan belajar arobik saja!”</p>
<p>Tahun ini festival berusaha memberi perhatian lebih pada penonton lokal dengan mengundang beberapa presenter lokal. Jane Chen, Indrawati Widjanarko dan Dewi Asmarani menjadi warna baru dalam <em>line-up </em>yang mayoritas bekulit putih. Tetapi festival ini masih perlu usaha lebih untuk benar-benar melibatkan semua pihak, terutama memberi akses untuk penonton pribumi. Festival membuka satu hari gratis untuk semua orang, terutama keluarga Bali, dengan workshop khusus bagi anak-anak, kelas yoga untuk ketua-ketua desa Bali. Tetapi harga tiket festival tidak berbeda untuk peserta lokal, sehingga jumlah penonton Indonesia di empat hari pertama festival masih kecil.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/548500_10150650240445197_248186520196_9139060_1244114597_n.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1859" title="BSF2012-3" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/548500_10150650240445197_248186520196_9139060_1244114597_n-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a>Memberi balik ke komunitas, sebagai prinsip yoga, adalah tema utama selama festival. Ini menjadi menarik di tengah arus kehidupan yang materialistis dan individualistis. BaliSpirit Festival mungin hanya bagian kecil dari gerakan yang sedang berkembang di seluruh dunia yang diikuti oleh orang yang mencari komunitas dan gaya hidup holistik. Namun pengaruhnya bisa meluas lebih jauh daripada festivalnya sendiri. “Jika lebih banyak orang di seluruh dunia mempraktekkan yoga, dunia akan menjadi tempat yang lebih baik,” kata Ogilvie.</p>
<p>Salah satu pengaruh festival adalah menginspirasikan festival bertema yoga dan kesehatan holistik di tempat lain, misalnya Namaste Spirit Festival di Jakarta, Byron Bay Spirit Festival di Australia dan Hawaii Spirit Festival. “Yoga bukan tentang kompetisi, tetapi tentang bersatu dan bekerja sama. Kami ingin kerja lebih dekat dengan BaliSpirit Festival,” kata Pendiri Namaste Festival di Jakarta, Anita Boentarman.</p>
<p>Salah satu aspek penting dari misi festival berhubungan dengan lingkungan. BaliSpirit menjalankan kemitraan dengan beberapa organisasi yang bergerak di bidang lingkungan hidup di Bali, seperti Bali Cantik Tanpa Plastik, Bali ReGreen, dan the Environmental Bamboo Foundation. Festival tahun ini juga bekerja sama dengan East Bali Poverty Project dan seluruh sumbangan yang terkumpul pada hari Cinta Keluarga disalurkan untuk program Ayo! Kita Bicara HIV/AIDS, yang dibentuk oleh BaliSpirit untuk melibatkan masyarakat setempat dalam dialog dan pendidikan mengenai HIV &amp; AIDS.</p>
<p>Pau Castellsague, presenter yoga dan pendiri Barcelona Yoga Conference, menyinggung pentingnya aksi positif. “Saya merasa di Bali hubungan orang dengan alam sangat menginspirasi. Yang telah kita lakukan pada alam sangat menyedihkan, sangat jelek. Sudah waktunya berubah. Dan bukan tentang saat untuk ingin berubah. Sudah terlambat untuk keinginan. Kita harus membuat perubahan, sekarang.”</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/526777_10150650240285197_248186520196_9139058_588817674_n.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1860" title="BSF-2012-4" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/526777_10150650240285197_248186520196_9139058_588817674_n.jpg" alt="" width="600" height="399" /></a></p>
<p>Walaupun festival menganggap kesadaran lingkungan penting, pada praktiknya tidaklah sempurna. Di lokasi festival masih terlihat sendok atau cangkir plastik yang bisa menodai citra festival yang ramah lingkungan. Namun, ada kesadaran dan keinginan untuk mengurangi pengaruh negatif festival pada lingkungan hidup. Dan cara festival menangani sampah dan pengaruh lainnya menjadi semakin baik sejak awal festival lima tahun yang lalu.</p>
<p>Selain aspirasi besarnya, festival ini sangat menyenangkan, seperti yang dikatakan Cheri Rae: “Yoga harusnya membuat kita merasa baik.” Dan festivalnya memang tentang ini, merasa baik, dan melakukan hal baik.</p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/090412-balispirit-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bali Spirit Festival in photos</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/310311_bsf_photos/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/310311_bsf_photos/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Mar 2012 03:05:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Virginie Noël</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Responsible Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Reviews]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bali Spirit Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Purnati]]></category>
		<category><![CDATA[Ubud]]></category>
		<category><![CDATA[yoga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1796</guid>
		<description><![CDATA[Bali Spirit Festival daytime workshops feature yoga, dance, and healing with teachers from across the globe.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.balispiritfestival.com/" target="_blank"><span style="color: #008000;">Bali Spirit Festival</span></a> is the most popular yoga festival in the region. Set in the spectacular grounds of the Purnati Center for the Arts in Batuan, just 10 minutes south of Ubud, the daytime workshops feature yoga, dance, and healing with teachers from across the globe. This years Bali Spirit Festival will continue until April 1st, 2012.<br />
<div><p>SimpleViewer Gallery Id 17 has been deleted.</p></div></p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/310311_bsf_photos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manfaat yoga di tempat tidur</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/manfaat-yoga-di-tempat-tidur/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/manfaat-yoga-di-tempat-tidur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Feb 2012 13:53:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Virginie Noël</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[kama sutra]]></category>
		<category><![CDATA[orgasm]]></category>
		<category><![CDATA[sex]]></category>
		<category><![CDATA[Ubud]]></category>
		<category><![CDATA[yoga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1521</guid>
		<description><![CDATA[Pengaruh yoga meningkatkan kepuasan seksual lebih besar daripada mengonsumsi obat-obatan.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong></strong><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_1.jpg"><img title="yoga_sex_1" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_1.jpg" alt="" width="600" height="332" /></a></p>
<p><strong>Pengaruh yoga meningkatkan kepuasan seksual lebih besar daripada mengonsumsi obat-obatan.</strong></p>
<p><strong></strong>Saat ini komunitas yoga terutama di Bali berkembang pesat. Yoga semakin banyak menarik perhatian orang lokal dan asing di Pulau Dewata. Para penganut yoga memuji betapa besar manfaat yoga bagi fisik, mental, dan spiritual. Namun, apakah ada manfaat lainnya yang jarang dibicarakan?</p>
<p>Tujuan yoga adalah menjalin kembali hubungan harmonis antara tubuh fisik, pikiran, dan jiwa. Tapi apakah yoga juga bisa meningkatkan hubungan antarinsan? Apakah yoga bisa meningkatkan kehidupan seksual anda?</p>
<p>Teruslah membaca… karena jawabanya “Ya!”</p>
<p>Latihan yoga secara teratur dapat meningkatkan kesehatan fisik, kebugaran, dan penampilan. Selain membentuk “bokong-yoga” yang seksi, ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dalam kehidupan seksual Anda. Manfaat ini lebih daripada yang dibayangkan.</p>
<p>Hal ini telah terbukti secara ilmiah. Penelitian baru yang diterbitkan dalam <em>Journal of Sexual Medicine </em>menunjukkan yoga dapat meningkatkan kehidupan seksual wanita secara signifikan. Bahkan, pengaruh ini lebih tinggi pada wanita di atas 45 tahun. Dalam penelitian ini, wanita berumur 22-55 tahun mengikuti sebuah kursus yoga selama 12 minggu. Setelah kursus, semuanya melaporkan adanya peningkatan kualitas seksual, termasuk meningkatnya gairah, pelumasan, orgasme, kepuasan, dan berkurangnya rasa sakit.</p>
<p>Untuk pria, hasilnya juga positif. Tim peneliti menemukan yoga meningkatkan gairah, kepuasan bersetubuh, gaya, kepercayaan diri, sinkronisasi pasangan, dan orgasme pada peserta yang umurnya berkisar antara 24-60 tahun.</p>
<p><em>Kok </em>bisa? Cara yoga mempengaruhi kehidupan seksual tidak selalu jelas. Namun berikut ada beberapa hal yang menjelaskan pengaruh yoga untuk seks.</p>
<p><strong><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_2.jpg"><img class="alignright" title="yoga_sex_2" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_2.jpg" alt="" width="250" height="375" /></a>Bugar, kuat dan fleksibel</strong><br />
Pada fisik, latihan yoga secara teratur dapat meningkatkan kebugaran, kekuatan otot dan ketahanan. Meningkatnya energi, kekuatan dan kesehatan ikut meningkatkan kepuasan seksual. Mencintai tubuh Anda dapat membuat perasaan seksi terhadap diri saat menikmati aktivitas di tempat tidur bersama pasangan. Kebugaran juga dapat membuat Anda merasa lebih menarik dan percaya diri saat berhubungan dengan pasangan.</p>
<p>Meningkatnya fleksibilitas tubuh dan otot yang lebih panjang dapat memberi keluasaan gerak, yang mengundang eksperimen kreatif saat berakrobatik di kamar tidur. Anda bahkan bisa mempraktekkan gaya-gaya heboh yang ada dalam kitab cinta kuno asal India, Kama-Sutra.</p>
<p>Praktek yang disebut <em>mula bandha</em> dan <em>uddhiyana bandha </em>dalam yoga – yaitu mengencangkan otot perut dan dasar panggul – meningkatkan kekuatan perut dan panggul. Dasar panggul yang kuat meningkatkan sensasi orgasme bagi pria dan wanita karena otot ini berkontraksi dan berperan saat orgasme. Dasar panggul yang kuat juga akan meningkatkan kekuatan dan ketahanan pria dan wanita di semua aspek kehidupan, dan bagi wanita ada keuntungan tambahan, yaitu mempertahankan kebugaran seksualnya di usia lanjut.</p>
<p>Otot panggul yang kuat juga dapat membuat pria tahan lebih lama ejakulasi. Aspek ini vital dalam bercinta, karena wanita biasanya memerlukan lebih banyak waktu dari pada pria untuk terangsang hingga mencapai orgasme. “Yoga sangat mempengaruhi kehidupan seksualku,” kata Sascha, pengikut yoga dari Kanada. “Aku telah meningkatkan kesadaran tentang tubuhku dan pasanganku, serta ketahanan, stamina dan kontrol. Perubahan yang paling berpengaruh bagi saya adalah kesadaran dan kontrol pada daerah <em>mula bandha</em> (dasar panggul), serta meningkatnya kepekaan mengenai energi wanita.”</p>
<p>Penelitian yang dilakukan di All India Institute of Medical Sciences di New Delhi, India, menyimpulkan yoga dapat membantu mengatasi ejakulasi dini dan meningkatkan kepuasan seksual, bahkan pengaruhnya bisa lebih berhasil daripada obat-obatan biasa. Seratus persen dari pelaku yoga menunjukkan perbaikan dalam masalah ejakulasi dini dan kepuasan seksual, dibanding hanya 82 persen dalam kelompok yang mengandalkan obat.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_4.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1614" title="yoga_sex_4" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_4.jpg" alt="" width="275" height="412" /></a><strong>Lebih hadir, lebih sensasi</strong><br />
Bagian relaksasi yang diterapkan dalam yoga memudahkan Anda untuk mencapai kondisi tenang. Ketenangan yang mendalam memungkinkan lebih banyak darah mengalir ke organ seksual, sehingga meningkatkan sensitivitas dan respon terhadap rangsangan.</p>
<p>Dengan waktu, yoga dapat meningkatkan kesadaran diri mengenai fisik serta sensitivitas. “Fisiologi menjadi optimal, sistem saraf menjadi lebih baik sehingga anda akan bisa merasakan lebih banyak sensasi dalam tubuh. Yoga akan mendorong kemampuan Anda untuk menerapkan perasaan yang kuat dalam setiap aspek kehidupan,” kata <a href="http://www.yogawithuma.com/" target="_blank"><span style="color: #008000;">Uma Inder</span></a>, Yogini dan guru yoga yang telah berpraktek lebih dari 20 tahun. “Yoga mengembalikan Anda pada tubuh.”</p>
<p>Kembali ke tubuh menghasilkan pikiran yang lebih fokus dan sadar. Pikiran yang kurang fokus tidak berguna saat bercinta – jika Anda menginginkan hubungan yang berarti. Peneliti dari Universitas British Columbia menemukan bahwa meditasi dan kesadaran dalam yoga dapat membantu mengatasi masalah seksual pada wanita. Penelitian mereka menunjukkan bahwa latihan kesadaran meningkatkan gairah dan respon seksual pada wanita secara signifikan.</p>
<p>Pikiran yang tenang akan lebih terbuka dan penuh totalitas dalam menikmati saat-saat intim bersama pasangan Anda.<strong></strong></p>
<p><strong> <a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1613" title="yoga_sex_3" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_3.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></strong></p>
<p><strong>Melampaui fisik</strong><br />
Pengaruh yoga dapat melampaui fisik. Meningkatnya kepercayaan dan pemahaman diri adalah hasil alami dari yoga. Dalam praktek yoga, Anda belajar untuk merasakan sensasi dan emosi yang muncul dalam berbagai postur daripada menghindarinya. Belajar untuk tetap hadir di mana Anda berada, misalnya dalam posisi berdiri terbalik yang kurang nyaman, membantu mengembangkan pengetahuan mengenai diri dan meningkatkan kepercayaan diri. Anda belajar, misalnya, bahwa rasa takut hanyalah emosi, dan Anda tidak harus menyerah padanya. Jadi, perlahan-lahan Anda akan merasa lebih nyaman dalam posisi yang rentan, baik saat latihan berdiri terbalik dalam kelas yoga maupun saat mengutarakan keinginan pada pasangan di tempat tidur.</p>
<p>Hubungan Anda akan secara alami membaik akibat meningkatnya kesadaran diri dan kemampuan untuk menghormati diri dan orang lain. Menurut Uma, “pada dasarnya, yoga meningkatkan kebebasan fisik dan kedewasaan emosi. Kesadaran untuk menerima keadaan diri dapat meningkatkan kemampuan Anda dalam membina hubungan yang jujur dengan sesama.” Dengan terbinanya hubungan yang baik, maka seks pun ikut membaik.</p>
<p>Lagipula, yoga seiring waktu, mungkin dapat membantu memperbaiki pendapat budaya dan sosial yang memandang bahwa seks itu jahat dan menempatkan wanita untuk tidak bisa ikut menikmatinya. Menurut Margot Anand, guru besar Tantra Yoga dan pendiri Skydancing Tantra, “Jika ingin menjadi pencinta yang ulung, baik pada tingkat fisik maupun spiritual, kita harus meninjau kembali kepercayaan mana yang menemani pertumbuhan kita dan menentukan apakah kita setuju dengan kepercayaan tersebut. Anda harus sadar bahwa kepercayaan hanyalah sesuatu yang diberikan padamu dari luar – itu bukan kejujuranmu atau pengalamanmu.”</p>
<p>Mengenai seks, kata Anand, kepercayaan pertama yang harus dilepaskan adalah bahwa seks itu “tabu”. Seks adalah sesuatu yang sakral. Kepercayaan kedua yang harus dilepas adalah bahwa wanita tidak dibolehkan mendapat kenikmatan yang sama, atau jumlah pasangan yang sama, dengan pria. “Kepercayaan ketiga yang perlu dilepas adalah bahwa Sang Dewi hanyalah sebuah patung untuk dipuja di kuil, sementara di rumah, wanita hanyalah pekerja dan seorang ibu rumah tangga. Bukanlah demikian.  Jika anda bisa melihat sesuatu yang suci dalam pasangan dan bercinta di tingkat tersebut – sambil anda berdoa, anda memberi cinta – saat itulah anda mengalami anugerah kenikmatan tertinggi karena anda telah melampaui ego.”</p>
<p><strong>Dari daerah terbawah</strong><br />
Dengan mengintegrasikan setiap lapisan pengalaman manusia – fisik, mental dan spiritual – yoga tidak hanya meningkatkan kualitas orgasme Anda. Yoga bahkan dapat mengarahkan Anda pada orgasme yang ‘tercerahkan’. “Dalam sistem Kundalini Tantra, pusat seksual, yaitu cakra kedua (<em>swadisthana</em>), bisa dialami sebagai pusat seseorang menemukan kestabilan dan dukungan,” kata Uma Inder. “Dalam tradisi, pusat seksual dapat menjadi dasar untuk menciptakan pengalaman spiritual dan mengembangkan pengalaman tersebut.”</p>
<p>Yoga Kundalini dan Tantra mengembangkan kesadaran pada pusat-pusat cakra bawah, dan membukanya. “Ini adalah gerbang awal dari perjalanan spiritual, dasar dari eksistensi kita,” kata Uma Inder. “Semua pengalaman spiritual berawal di cakra bawah, dan ini telah terbukti secara ilmiah.”</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_5.jpg"><img class="alignright" title="yoga_sex_5" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_5.jpg" alt="" width="265" height="398" /></a>Tantangannya adalah mengembangkan cakra bawah tersebut, tanpa menjadi terjebak di dalamnya, karena “ada tujuan yang lebih tinggi dari hubungan seksual, yaitu menciptakan manusia baru atau kesadaran baru yang lebih tinggi. Tingkat seksual tertinggi adalah penyatuan energi dan kesadaran dalam setiap aspek tubuh dan kehidupan kita.”</p>
<p>Di tingkat yang lebih tinggi, seorang yogi dapat mencapai kemampuan mengalami orgasme seluruh tubuh, tanpa perlu melakukan tindakan seksual. Seperti yang dikatakan Margot Anand, “Saat anda mencapai kenikmatan tersebut, anda bahkan tidak memikirkan seks lagi, karena anugerah ini jauh lebih nikmat dari seks!”</p>
<p>Apakah anda masih membaca, atau sudah berada di atas yoga mat?</p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/manfaat-yoga-di-tempat-tidur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lagu cinta untuk Robin Lim</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/lagu-cinta-untuk-robin-lim/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/lagu-cinta-untuk-robin-lim/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 08:13:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alfred Pasifico</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Unduh]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[CNN Heroes 2011]]></category>
		<category><![CDATA[Robin Lim]]></category>
		<category><![CDATA[thank you for mine]]></category>
		<category><![CDATA[Wil Hammer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1208</guid>
		<description><![CDATA[Setelah tersimpan dua puluh tahun, akhirnya Wil berkesempatan merekam lagu “Thank you for mine”.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><iframe src="http://www.youtube.com/embed/cDI91xHgBkE" frameborder="0" width="600" height="335"></iframe></p>
<p>Kamis lalu, 24 November, hari Thanksgiving jatuh pada hari yang sama dengan ulang tahun Robin Lim. Sebagai tanda terima kasih, dua puluh tahun lalu, Wil Hammer, suami Robin, menulis sebuah komposisi kisah cintanya.</p>
<p>Setelah tersimpan dua puluh tahun, akhirnya Wil berkesempatan merekam lagu “Thank you for mine”. Lagu dengan lirik sederhana ini menjadi peringatan baru  tanda terima kasih bagi Robin untuk mendukung dia sebagai nominator CNN Hero 2011. Wil mendistribusikan lagu ini secara cuma-cuma di Internet juga sebagai tanda terima kasih bagi pendukung Robin yang telah meluangkan waktu untuk memilih Robin secara online.</p>
<p>Bagi Wil, “Thank you for mine” bukan lagi lagu personalnya, seperti dua puluh tahun lalu saat dia ciptakan. Karena itu dalam proses rekaman lagu ini, Wil mengajak beberapa musisi lain untuk terlibat. Kartika Jahja dan Robi Navicula ikut menyanyi, Yoyok Harness bermain sitar, Angelo Berardi menggesek biola, Mamo memetik bass, Vigneswaren Rajaendra mengetuk tabla.</p>
<p>Kolaborasi ini menghasilkan komposisi yang syahdu, terutama ketika suara Tika mengalun bersama tabla dan biola. Wil sempat ingin menarik track rekaman vokalnya untuk di-mix bersama suara Tika. Dia tidak ingin mengurangi derajat artistik suara Tika akibat kehadiran suaranya.</p>
<p>Wil ingin lagu ini untuk siapa saja yang percaya pada kekuatan cinta bisa mengubah dunia. Silakan <a href="http://soundcloud.com/akarumput/thank-you-for-mine" target="_blank">unduh “Thank you for mine” di sini</a>:<br />
<iframe src="http://w.soundcloud.com/player/?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F28880053&amp;auto_play=false&amp;show_artwork=false&amp;color=ff7700" frameborder="no" scrolling="no" width="100%" height="166"></iframe></p>
<p>Anda bisa vote <a href="http://heroes.cnn.com/vote_en.aspx" target="_blank"><span style="color: #008000;">Robin Lim 10 kali sehari untuk CNN Hero 2011</span></a>, hingga tanggal 8 Desember, 2011.</p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/lagu-cinta-untuk-robin-lim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Obral Oktober bersama Ibu Robin Lim</title>
		<link>http://akarumput.com/lifestyle/in-discussion-with-ibu-robin-lim/</link>
		<comments>http://akarumput.com/lifestyle/in-discussion-with-ibu-robin-lim/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2011 07:01:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lakota Moira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Upcoming]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[CNN Heroes 2011]]></category>
		<category><![CDATA[danes art veranda]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Robin Lim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1029</guid>
		<description><![CDATA[OBRAL Edisi Oktober 2011 (Obrolan Rabu Malam) - A Message of Love from Ibu Robin Lim <p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OBRAL Edisi Oktober 2011 (Obrolan Rabu Malam) &#8211; A Message of Love from Ibu Robin Lim</strong><br />
Rabu 26 Oktober 2011 pukul 19:00 WITA di Danes Art Veranda, Jalan Hayam Wuruk 159, Denpasar.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Obral-Oktober.jpg"><img class="aligncenter" title="A message of love" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Obral-Oktober.jpg" alt="" width="600" height="454" /></a><strong></strong></p>
<p>Pada setiap proses kehamilan dan persalinan yang akan memberi bumi penghuni baru, bumi juga sedang bersiap untuk kehilangan: nyawa seorang ibu. Di Indonesia, Angka Kematian Ibu dan Bayi tergolong masih sangat tinggi untuk tingkat Asia Tenggara.</p>
<p>Bidan adalah ujung tombak dari perjuangan meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, serta upaya menurunkan angka kematian. Di perdesaan para bidan yang pertama didatangi masyarakat manakala terjadi kesakitan atau komplikasi persalinan. Salah satunya bidan Robin Lim. Melalui Klinik Bumi Sehat di Ubud, Bali, bidan Robin Lim telah membantu proses persalinan secara cuma-cuma sejak 2003. ”Selama 8 bulan pertama tahun 2011, Bumi Sehat telah menolong 20.500 pasien dan menolong persalinan hampir 400 bayi secara cuma-cuma,” kata bidan Robin Lim.</p>
<p>Pengabdiannya akhirnya diapresiasi, bidan Robin Lim terpilih sebagai nominator CNN Hero 2011 pada Maret lalu. Perlu sembilan bulan, sebelum CNN Heroes of The Year diumumkan, tepatnya 11 Desember 2011. Sembilan bulan yang seperti menunggu proses sebuah kelahiran.</p>
<p><strong>Untuk mengetahui cara voting dan profil Robin Lim lebih dalam, kunjungi:</strong><a href="akarumput.com/ID/robinlim/"><span style="color: #008000;"><span style="color: #000000;"><br />
</span></span></a><span style="color: #008000;"><span style="color: #000000;">Kunjungi </span></span><span style="color: #008000;"><a href="http://heroes.cnn.com/vote_en.aspx" target="_blank"><span style="color: #008000;">situs</span></a><a href="http://heroes.cnn.com/vote_en.aspx" target="_blank"><span style="color: #008000;"> CNN dan Vote Robin Lim</span></a></span><span style="color: #008000;"> <span style="color: #000000;">untuk CNN Hero 2011</span></span> <span style="color: #008000;"><br />
</span><span style="color: #008000;"><a href="http://akarumput.com/ID/robinlim/"><span style="color: #008000;">akarumput.com/robinlim</span></a></span> atau <span style="color: #008000;"><a href="http://bumisehatbali.org/" target="_blank"><span style="color: #008000;">bumisehatbali.org</span></a></span><br />
Facebook:<a href="http://www.facebook.com/robinlimbali" target="_blank"><span style="color: #008000;"> Ibu Robin Lim</span></a><br />
Twitter: <a href="http://twitter.com/iburobin" target="_blank"><span style="color: #008000;">@iburobin</span></a></p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/lifestyle/in-discussion-with-ibu-robin-lim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#Obsat bersama @IbuRobin</title>
		<link>http://akarumput.com/lifestyle/obsat-with-iburobin/</link>
		<comments>http://akarumput.com/lifestyle/obsat-with-iburobin/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 10:35:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lakota Moira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Upcoming]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[CNN Heroes 2011]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Robin Lim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1004</guid>
		<description><![CDATA[Jumat, 21 Oktober di Jakarta, mari gabung di acara Obrolan Langsat: Ibu Robin Menyelamatkan Ibu-Ibu Indonesia dan konser akustik bersama Adrian Adiotomo &#038; Wil Hammer.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Obrolan Langsat: Ibu Robin Menyelamatkan Ibu-Ibu Indonesia</strong><br />
Konser akustik bersama Adrian Adiotomo &amp; Wil Hammer</p>
<p><strong>Jumat, 21 Oktober 2011</strong> |<strong> Jam:</strong> 19:00-21:30<strong><br />
Tempat:</strong> Jln. Langsat I No. 3A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan</p>
<p>Kegiatan Robin Lim, dari Aceh sampai Bali, menolong dan menyosialisasikan persalinan yang sehat, untuk menyelamatkan ibu-ibu Indonesia. Dan karenanya menjadi salah seorang kandidat CNN Hero 2011.</p>
<p><a href="http://obrolanlangsat.com" target="_blank"><em><strong>obrolanlangsat.com</strong></em></a><em><strong></strong></em></p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Obsat_poster_WEB2.jpg"><img class="aligncenter" title="Obsat Robin Lim" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Obsat_poster_WEB2.jpg" alt="" width="600" height="817" /></a></p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/lifestyle/obsat-with-iburobin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pesan cinta dari Robin Lim</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/a-message-of-love-from-robin-lim/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/a-message-of-love-from-robin-lim/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2011 15:40:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alfred Pasifico</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[CNN Heroes 2011]]></category>
		<category><![CDATA[Robin Lim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=956</guid>
		<description><![CDATA[Di tengah gurita industri medis, Robin Lim hadir dengan klinik bersalin yang berpihak pada orang miskin. <p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Pesan_cinta-6.jpg"><img title="Bumi Sehat Clinic" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Pesan_cinta-6.jpg" alt="" width="602" height="206" /></a><br />
Sri berjalan agak gontai. Dia baru melahirkan bayi laki-laki di <span style="color: #008000;"><a href="http://www.bumisehatbali.org/"><span style="color: #008000;">Klinik Bumi Sehat</span></a></span>, dua hari lewat. Wajah ibu muda itu masih terlihat lelah. Siang itu dia akan pulang ke rumah.</p>
<p><span style="color: #008000;"><a href="http://robinlimsupport.org/"><span style="color: #008000;">Robin Lim</span></a></span> meminta maaf untuk meninggalkan kami sebentar, mendekati Sri dan memeluknya. Dia mencium pipi Sri, kanan dan kiri. Lalu mencium sang bayi yang masih merah. “Oh my baby,” kata Robin.</p>
<p>Kembali ke wajah Sri, Robin menatap lekat. Saya menatap dari dekat. Berkaca-kaca mata Robin.</p>
<p>Dia merangkul Sri, dan menciuminya lagi berkali-kali. “Kalau ASI-nya tidak lancar, hubungi ke sini ya. Naik apa pulang? Ada mobil?” “Ada Bu,” kata Jaya Sandi yang kemudian menuntun istrinya meninggalkan klinik.</p>
<p>Robin melepas kepergian pasangan itu. “Melahirkan adalah peristiwa yang sangat beresiko bagi seorang perempuan. Sakit. Mereka bertaruh nyawa. Saya selalu menganggap pasien yang melahirkan di sini sebagai anak saya. Sentuhan kecil saja sangat berarti bagi mereka. Dengan begitu kesakitan mereka berkurang,” kata Robin.</p>
<p>Saya mengunjungi klinik Yayasan Bumi Sehat sebagai fasilitator mendampingi peserta pelatihan penulisan untuk bidan dan kader kesehatan yang dilaksanakan oleh Balicitta Indonesia. Pelatihan yang dilaksanakan di Kerobokan, Kuta, 23-27 Mei 2011 itu diikuti oleh lima peserta. Dua peserta dari Kutai Timur, dua dari Bireun, Aceh dan seorang dari MCHIP (Maternal and Child Health Integrated Program) USAid, Jakarta.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Robin_Lim_profile.jpg"><img class="alignleft" style="margin: 4px 12px;" title="Ibu Robin" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Robin_Lim_profile.jpg" alt="" width="263" height="393" /></a>Rambutnya dikepang, sepanjang pinggang. Robin tampak seperti wanita Indian. Memang ada darah masyarakat asli Amerika yang diwarisi Robin dari ayahnya yang juga berdarah Jerman. Bentuk matanya cenderung seperti orang Mongoloid. Ibunya memang keturunan Filipina dan Cina. Kerut di sekitar matanya semakin nyata ketika menyimak ucapan lawan bicara.</p>
<p>Dia jarang tertawa. Bila sedang mengeluarkan kalimat berlelucon, senyumnya tipis saja. Menarik memerhatikan kalung yang dipakai Robin. Untaian manik-manik itu digantungi kayu berbentuk burung hantu. Hewan berperan menentukan jalan hidup Robin.</p>
<p>Suatu ketika di awal tahun 90an, dua bayi burung hantu jatuh dari pohon kelapa tak jauh ke dekat Robin. Dia pun merawat kedua burung malang itu. Penduduk desa menganggap peristiwa itu sebagai suatu tanda bahwa Robin  harus merawat mereka. Masyarakat desa cukup percaya kepada Robin, karena sebelumnya proses persalinan anak ke-limanya Hanoman, dilakukan di rumahnya sendiri, 19 tahun silam.</p>
<p>Saya berbisik kepada Arisandi Wahyuni, bidan dari Kutai Timur. “Bu Yuni anak berapa?” “Dua mas,” “Mereka lahir dimana?” “Yang pertama dengan bidan, yang kedua di rumah sakit,” Yuni tersenyum malu.</p>
<p>“Ya, kami yang bidan saja sering maunya melahirkan harus sama dokter. Kok sama teman sendiri nggak percaya,” kata Yuni.</p>
<p>Robin mendedikasikan dirinya untuk melayani masyarakat setelah ia kehilangan sahabatnya, adiknya dan salah satu bidan yang melahirkan anak-anaknya sendiri. Semua dalam waktu satu tahun. Niat itu didukung oleh pengalaman kehadiran neneknya, Vicenta Munar Lim, lewat mimpi. Itu tak lama setelah Robin melahirkan Hanoman.</p>
<p>Vicenta seorang dukun beranak di wilayah pegunungan Baguio, Luzon, di kepulauan Filipina. Selama dan setelah Perang Dunia II, Vicenta banyak menolong persalinan ibu di wilayahnya.</p>
<p>Dalam mimpi itu, sang nenek memberikan hadiah kepada Robin. “Dia memberikan seorang bayi Cina dengan baju kuning yang cantik. Saya menafsirkan itu sebagai permintaan agar saya meneruskan keahliannya. Saya merasa nenek telah menurunkan ilmunya pada saya. Setiap ada kesulitan dalam melayani pasien, saya selalu mendapat solusi,” kata Robin.</p>
<p>Sang nenek hadir di dalam mimpinya untuk kedua kalinya, Robin pun memutuskan untuk belajar kebidanan. Wanita kelahiran Arizona, 24 November 1956 ini berangkat ke tanah kelahirannya untuk belajar kebidanan dan mengantongi sertifikasi dari North American Registry of Midwives. Dia juga memiliki sertifikasi dari Asosiasi Perbidanan Indonesia.</p>
<p>Robin memiliki delapan anak –lima anak biologisnya. Anak sulungnnya berusia 35 tahun. Belum lama ini dia mengangkat seorang anak dari ibu yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. “Anak ibu lima, kenapa tidak ikut Family Planning?” tanya Mia Pesik, senior program manager MCHIP. “Itu lima-limanya di-planning kok,” kata Robin tersenyum.</p>
<p>Saya berusaha menahan tawa mendengar pernyataan tersebut. Family Planning bisa berarti Keluarga Berencana, program rezim orde baru untuk menekan angka pertumbuhan penduduk. Tapi bagi Robin, family planning adalah kehadiran anak direncanakan oleh orang tua.</p>
<p>Bumi Sehat memiliki 40 karyawan, sebagian relawan (volunteer) berkebangsaan asing, dan 9 bidan. “Proses persalinan tidak mengenal waktu, kadang jam 3 pagi. Tapi hampir selalu saya harus menemani persalinan. Saya tidak menangani langsung, hanya berada di dekat ibu, memegang tangan mereka atau mengusap wajah mereka. Meyakinkan kalau mereka pasti bisa melawati masa sulit itu,” kata Robin.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Pesan_cinta-7.jpg"><img title="Pesan_cinta-7" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Pesan_cinta-7.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a>Bumi Sehat tidak menerapkan tarif untuk pelayanannya. Semua gratis, bahkan untuk obat, kecuali pasien ingin memberikan donasi. Dari mana dana operasionalnya? “Sampai sekarang saya tidak berhenti mengirim permohonan dana, ke luar negeri,” kata dia.</p>
<p>Bumi sehat tidak hanya melayani pasien masyarakat lokal. Banyak juga orang berada dari luar kota datang untuk bersalin ke klinik Bumi Sehat. “Teman saya dari New York datang melahirkan di sini. Dia bilang anjingnya saja tidak akan dia bawa untuk melahirkan di rumah sakit di New York. Dia tidak ingin melahirkan di sana,” kata Robin.</p>
<p>Belakangan ini seiring kian melambungnya reputasi Robin, semakin banyak orang asing melahirkan di klinik sederhana itu. “Mereka memberi donasi, sering jauh lebih besar dari yang mereka butuhkan untuk melahirkan di negaranya sendiri. Orang Rusia banyak datang. Mereka kan banyak uang. Tapi mereka tidak ingin melahirkan di negerinya.”</p>
<p>Di Rusia, menurut beberapa pasien yang pernah bersalin di Bumi Sehat, bayi baru lahir langsung dimasukkan ke ruang bayi dan tidak dipertemukan dengan ibunya selama lima hari. “Siapa yang mengatur begitu kalau bukan produsen susu. Supaya bayi diberikan susu formula,” kata Robin.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Pesan_cinta-5.jpg"><img title="Pesan_cinta-5" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Pesan_cinta-5.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a><br />
Di dunia kesehatan intervensi produsen susu formula begitu menggurita. Untung saja, akhir-akhir ini gerakan masyarakat untuk mengimbangi  semakin kencang, seperti yang dilakukan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI). Robin aktif mendorong inisiasi menyusui dini (IMD). Dia selalu meyakinkan ibu-ibu untuk tetap memberikan air susunya paling tidak sampai bayinya berusia 6 bulan.</p>
<p>Di Bumi Sehat tidak ada celah masuk bagi konsumsi susu formula. Namun produsen susu selalu saja mengendap-endap, mencuri kesempatan.</p>
<p>Pernah ketika Robin tidak sedang berada di klinik, seorang bidan menghubungi dia lewat telepon. “Ibu ini ada orang dari Nestle datang bawa sepeda motor mau dikasih untuk bidan,” tiru Robin. “Saya bilang bidan untuk meminta mereka pergi. Kita tidak butuh motor. Sekarang mereka kasih motor gratis, besok mereka akan datang lagi untuk paksa kami memberi susu formula kepada bayi.”</p>
<p>Untuk donasi, Robin pun pilih-pilih. Dia menolak berapa pun sumbangan bila berasal dari perusahaan pertambangan. “Mereka merusak hutan, merampas hak masyarakat. Kita tidak perlu uang mereka,” Robin menyebut nama perusahaan multinasional tambang emas di Papua.</p>
<p>Dengan sikap tegasnya, Robin sering terengah-engah mengongkosi operasional yayasan. “Klinik di Ubud ini lumayan bisa hidup. Tapi kalau ada uang pasti semua lari ke klinik di Aceh,” kata dia.</p>
<p>Bumi Sehat membuka klinik di Meulaboh, Aceh, pasca tsunami, tahun 2005 “Sudah banyak LSM asing keluar dari Aceh, tapi kami masih bertahan di sana,” kata dia.</p>
<p>Bumi Sehat sudah memiliki ambulans. Sebenarnya bukan mobil yang benar-benar dirancang untuk ambulans, tetapi mini van. Warnanya pun tidak putih. Sumbangan dari Rotary Club. “Kami berusaha selama empat tahun untuk bisa punya ambulans. Akhirnya ada yang memberikan. Lebih mudah memasukkan seekor kuda ke lubang jarum, daripada memasukkan orang kaya ke surga,” kata Robin getir.</p>
<p>Menurut Robin, ambulans itu tidak hanya digunakan untuk membawa pasien bersalin. Sering Bumi Sehat mendapat panggilan masyarakat ketika ada kecelakaan lalu lintas. “Kalau tidak ada orang di jalan yang membantu mereka? Kami tidak bisa biarkan,” kata dia.</p>
<p>Dia bercerita di Ubud ada tiga ambulans lain, milik dua lembaga yang mengurusi anjing liar. “Mereka mudah sekali mencari dana untuk bisa punya ambulans. Orang lebih menghargai anjing daripada nyawa manusia.”</p>
<hr align="left" size="1" width="33%" />
<p><strong></strong>Angka kesehatan ibu, bayi, dan anak baru lahir (KIBBLA) di Provinsi Bali sangat baik. Bali masuk tiga besar dalam catatan angka kematian ibu terendah secara nasional, di atas target nasional yang ditentukan Kementerian Kesehatan. Tahun 2010, angka kematian ibu di Bali tercatat 107. Bali urutan ketiga setelah DKI Jakarta (64) dan Bengkulu (104).</p>
<p>Angka kematian ibu secara nasional tahun 2010 sebanyak 11.534 kematian. Jawa Barat mencatat angka tertinggi, 2280 kematian, lalu disusul Jawa Timur (1766) dan Nusa Tenggara Timur (642).</p>
<p>Sudah banyak usaha dan program pemerintah dijalankan untuk menekan angkat kematian ibu, bayi baru lahir dan anak. Pelatihan menulis yang digelar BaliCitta Indonesia ditujukan untuk mengumpulkan pengalaman lapangan para bidan dan kader kesehatan. Mereka ujung tombak dari upaya meningkatkan derajat KIBBLA. Sayangnya, peran mereka jarang diapresiasi.</p>
<p>Pembelajaran dari pengetahuan yang diekstraksi dari pengalaman para bidan dan kader kesehatan dapat menjadi modal untuk membangun kesadaran dan dukungan publik bagi KIBBLA. Kunjungan ke Klinik Bumi Sehat selain untuk latihan penggalian informasi penulisan juga untuk menginspirasi peserta dengan kisah kekaryaan Robin Lim.</p>
<p>Robin tergerak mendirikan klinik nirlaba karena prihatin dengan tingginya data statistik tentang angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kala itu dia meyakini, salah satu faktor penyebab tingginya angka tersebut adalah mahalnya biaya persalinan.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Pesan_cinta-4.jpg"><img title="At the Aceh Bumi Sehat Clinic" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Pesan_cinta-4.jpg" alt="" width="600" height="394" /></a>Sejak 1994, Robin membuka klinik dengan fasilitas yang serba terbatas. Yayasan Bumi Sehat didirikan tahun 2006 melalui akta notaris. Yayasan inilah yang menaungi Klinik Bumi Sehat. Kini rata-rata setiap bulan, Bumi Sehat di Nyuh Kuning menangani 40-60 persalinan.</p>
<p>“Saya ingin sekali masuk ke daerah lain. Bahkan kalau bisa saya ingin kaki saya satu di sini, satu di Filipina. Di sana angka kematian ibu juga masih tinggi. Tapi, dengan kemampuan dana yang ada inilah yang bisa saya lakukan,” kata Robin.</p>
<p>Salah satu upaya upaya dalam KIBBLA adalah menekan peran dukun dalam persalinan. Di banyak wilayah, masyarakat masih sangat mengandalkan dukun beranak. Padahal umumnya mereka bekerja tanpa standar medis, faktor higienis urusan belakang. Tapi di Meulaboh, Bumi Sehat menjalin kemitraan dengan 13 dukun beranak.</p>
<p>Para dukun tidak harus berada di klinik, tapi tetap tetap tinggal di kampung mereka. Peran mereka dimanfaatkan sebagai simpul informasi. “Kita tidak bisa bilang kepada masyarakat jangan pakai dukun, tapi mereka harus diajak untuk kerja sama. Mereka juga punya teknik bagus yang bisa menolong nyawa ibu, yang tidak dipelajari di sekolah bidan. Mereka belajar dari alam.”</p>
<p>Di Aceh, Bumi Sehat memberikan perangkat kerja kepada dukun seperti partus set. Bahkan telepon seluler. Agar ketika mengetahui ada pasien butuh pertolongan, dukun bisa langsung menghubungi bidan. “Tapi kami tidak memberikan gunting. Kami tidak ingin mereka setelah memakai gunting lalu…,” Robin membentuk jari telunjuk dan jari tengahnya seperti gunting, lalu mengusapkannnya ke celana. “Mereka harus menunggu bidan untuk pemotongan tali pusat.”</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Pesan_cinta-1.jpg"><img title="Robin, Oppie, Budi at Bumi Sehat" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Pesan_cinta-1.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a>Bumi Sehat membayar dukun 50.000 rupiah setiap kali menolong persalinan. Di kampung, dukun biasanya bertindak sebagai pendamping ibu yang melahirkan. Pendampingan menyeluruh itu yang membuat masih banyak masyarakat tradisional percaya kepada jasa dukun beranak.</p>
<p>“Mereka melakukan apa saja kebutuhan ibu bersalin, mencuci kain, memasak air. Di klinik kami yang mencucikan kain yang digunakan setelah bersalin. Dukun sering bilang, ‘jangan, itu tugas saya.’ Mungkin mereka takut kalau mata pencahariannya terganggu dengan kehadiran klinik dan bidan,” kata Robin.</p>
<p>Kami diajak untuk melihat kamar persalinan. Ada bak mandi (bath tub) berbentuk seperempat lingkaran di dalam ruangan itu untuk menangani kelahiran dalam air (water birth). Berendam di air hangat yang steril, diyakini dapat mengurangi stress dan rasa sakit yang dialami ibu saat proses persalinan. Robin memakai metode ini ketika melahirkan anak keempatnya di Hawaii. Penyanyi Oppie Andaresta melahirkan anak pertamanya di Bumi Sehat dengan metode water birth.</p>
<p>Seorang bidan peserta bertanya kenapa ranjang untuk bersalin rendah, ranjang tidur biasa. Bukan tempat tidur tinggi seperti layaknya pada fasilitas kesehatan modern. Secara ergonomis, ranjang rendah itu tidak nyaman bagi bidan, karena harus agak membungkuk. “Kita (manusia) adalah mamalia yang secara naluri kalau melahirkan harus dekat ke bumi. Jadi, kenyamanan bidan bukan tujuan, yang terpenting adalah ibu,” jawab Robin.</p>
<p>Saya menggelengkan kepala takjub mendengar argumentasi itu.</p>
<p>Layanan Bumi Sehat dibangun di atas tiga pedoman: respect for nature, respect for culture, and the wise implementation of the Science of Medicine (Menghormati Alam, Menghormati Budaya, dan implementasi bijak dari Ilmu Kedokteran). Robin menghindari sebisa mungkin penggunaan obat kimiawi, hampir  semua obat yang digunakan di Bumi Sehat bahan herbal.</p>
<p>Untuk kasus resiko ibu bersalin seperti tekanan darah tinggi, Robin memaksimalkan manfaat bawang putih dan mentimun. “Kalau ASI ibu tidak keluar atau kurang lancar, kami berikan nasi merah. Itu sudah terbukti ratusan tahun kan,” kata dia.</p>
<p>Bumi Sehat tidak memakai banyak teknologi dalam operasionalnya. Ini sesuai dengan misi operasional persalinan gentle birth. Penanganan persalinan dilakukan secara alami dengan memperhatikan semua aspek tubuh manusia secara holistis. Menurut Robin persalinan adalah proses yang sakral dan harus dijalankan dengan cinta kasih. “Kami punya mesin USG. Itu saja. Buat apa menghabiskan uang banyak untuk teknologi? Secanggih apapun alat teknologi, kalau penanganan tidak dilakukan dengan kelembutan dan cinta kasih, tidak akan membuat Ibu merasa nyaman,” kata dia.</p>
<p>Di dekat ranjang bersalin ada tangga bambu yang diikat di jendela. Seutas kain yang ujungnya disimpul mati, terikat pada salah satu anak tangga. Tangga dan kain itu merupakan fasilitas persalinan juga, metode tradisional yang banyak dijalankan dukun beranak seperti di Kalimantan.</p>
<p>Ibu bersalin akan memegang ujung kain tersebut dengan kedua tangannya, menekuk lutut seperti sedang bergantung menghadap dinding. Persalinan dilakukan dengan posisi antara setengah berdiri dan jongkok. Ini membantu ibu mengeden atau merejan ketika proses persalinan. Tidak percaya? Saya pun begitu pada awalnya.</p>
<p>Robin memegang kain biru muda yang terikat pada tangga itu, terlihat dekil. “Kami ingin mencuci atau mengganti kainnya. Tapi ini kami anggap jimat. Sudah banyak ibu yang berhasil melahirkan dengan memegang kain ini. Banyak success story-nya,” Robin tertawa.</p>
<p>Selain water birth, Bumi Sehat juga menjalankan metode lotus birth, menunda pemotongan tali pusar. Metode tradisonal ini meyakini plasenta dan ari-ari memberikan nutrisi, batang sel dan antibodi kepada bayi beberapa saat setelah persalinan. Setelah dilahirkan, plasenta dibungkus, diberi bunga-bungaan dan pewangi alami, diletakkan hati-hati di badan ibu.</p>
<p>Ada pelaku metode lotus birth membiarkan bayi masih terhubung dengan plasenta beberapa hari sampai plasenta mengering. Robin cukup berhati-hati menjalankan metode ini. Karena di beberapa kepercayaan lokal Nusantara, seperti Bali, ari-ari harus segera dikuburkan di rumah orang tua bayi.</p>
<p>Dalam bukunya “Placenta, The Forgotten Chakra” (Plasenta, Cakra yang Terlupakan), Robin melukiskan teknik ini secara indah. Robin juga menulis buku lain seperti “After The Baby Birth”, “Panduan Post Partum”, “Eating for Two, Buku Masak untuk Wanita Hamil dan Menyusui”, “Butterfly People”, “ASI Ekslusif Dong”, dan “Anak Alami”.</p>
<p>Robin mengajak kami keluar. “Bisa bantu saya, siapkan karpet?” kata Robin kepada Made Suastini, seorang bidan Bumi Sehat. “Saya kenal dia dari kecil sekali,” kata Robin menunjuk Suastini. “Kalau kerja di luar, pasti mereka mendapat gaji lebih besar. Tapi mereka lebih memilih di sini. Karena cinta,” kata dia.</p>
<p>Menurut Robin, bidan adalah profesi yang bisa membuat orang bahagia dan senang. “Senang?“ tanya saya. “Ya, kalau di Bali dengan menjadi bidan adalah dharma.” Dharma. Kebajikan.</p>
<p>Robin mengajak kami duduk di karpet. Dia meletakkan kepala di atas bantal dan tidur menyamping. Suastini mengeluarkan benda serupa lilin, namun lembut, dari sebuah kotak berlabelkan huruf Cina. Suastini membakar sebatang, menunggu baranya rata. Lalu dia pun mendekatkan ujung bara ke telapak kaki Robin. Bumi Sehat menyebut ini terapi moksa.</p>
<p>“Ini membuat rileks, mengurangi kesakitan saat kontraksi. Kalau Ibu merasa panas, tinggal bilang ke bidan dan akan dipindahkan ke kaki yang lain.” Dia menuturkan, bahan itu mudah didapatkan di toko obat Cina. Harganya tak terlalu mahal. Bahan itu juga bisa membantu laki-laki yang mengalami sulit tidur. “Buuu… panaaasss…,” kata Robin setengah bercanda. Suastini tersenyum dan memindahkan moksa ke kaki Robin yang lain.</p>
<p>Salah satu kasus kehamilan yang beresiko pada nyawa ibu dan bayi adalah posisi bayi sungsang. Bagaimana teknik Robin mengatasi itu? “Sujud. Seperti sholat,” katanya singkat.</p>
<p>Robin mengambil sebuah boneka bayi. Dia menempelkan boneka itu di perutnya dengan posisi bayi membelakangi dirinya dan menutupi boneka itu dengan kain. “Ini cara tradisional untuk memperbaiki posisi bayi yang terbalik,” Robin mengambil posisi bersujud. Suastini dan rekannya berdiri di sisi kiri dan kanan Robin, memegang masing-masing ujung tali. Keduanya melakukan sentakan lembut.</p>
<p>Dalam beberapa kali sentakan boneka itu pun berubah posisi, berbalik menghadap perut Robin. “Teknik ini sering dipakai dukun kampung. Di sekolah bidan tak pernah diajarkan ini,” kata dia.</p>
<p>Robin juga mempraktekkan teknik lain untuk melepas ketegangan saat proses kontraksi. Dia meminta seorang bidan peserta duduk membelakanginya. Robin pun menekan satu titik di bahu kanan dan kiri dengan kedua ibu jarinya. “Bapak-bapak selalu saya ajarkan ini,” kata dia.</p>
<p>Tak lama, Robin meminta seorang staf mencarikan helm untuknya. “Maaf saya harus pergi, karena saya harus mendatangi pasien yang kemarin lahir di sini. Bayinya menangis terus.” Bayi menangis lama wajar dalam masa nifas (post partum). Masih kewajiban bidan untuk mendampingi ibu dan bayi pada masa nifas. Ada bidan lain di klinik yang ketika itu sedang tidak ada kegiatan persalinan. Tapi Robin memilih untuk berangkat.</p>
<p>Robin berpamitan. Dia memeluk empat peserta pelatihan dan mencium mereka penuh keakraban. “Terima kasih sudah datang ke sini. Mampir ke klinik Bumi Sehat kalau sedang di Meulaboh. I love you,” kata Robin kepada Desita, bidan dari Bireuen.</p>
<p>Keluar dari pintu kantor klinik, mata Desita tampak berkaca-kaca. “Saya yang bukan pasien saja diciumnya begitu tulus. Besok saya akan mencium semua pasien saya.”</p>
<p><em>Luangkan sejenak waktu untuk <span style="color: #008000;"><a href="http://bit.ly/oXcjkp" target="_blank"><span style="color: #008000;">memilih Robin Lim untuk CNN Heroes 2011.</span></a></span> Anda hanya perlu memasukkan alamat email atau akun facebook. Satu alamat email (berapa email yang Anda punya?) atau akun facebook bisa melakukan <em>vote</em> maksimal 10 kali sehari. Voting ditutup pada 7 Desember 2011.</em></p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/a-message-of-love-from-robin-lim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ibu dan bayi membutuhkan kamu</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/membutuhkan-kamu/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/membutuhkan-kamu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 08:02:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Robin Lim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[CNN Heroes 2011]]></category>
		<category><![CDATA[Robin Lim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=861</guid>
		<description><![CDATA[Pada dasarnya, saya berharap menjadi CNN Hero akan menggiring perhatian kepada kebutuhan global untuk menekan angka kematian ibu melahirkan dan bayi.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pada dasarnya, saya berharap menjadi CNN Hero akan menggiring perhatian kepada kebutuhan global untuk menekan angka kematian ibu melahirkan dan bayi.</strong></p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/RobinLim_5.jpg"><img class="aligncenter" title="Robin Lim" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/RobinLim_5.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a>Bumi sehat punya tanggung jawab besar untuk menjaga dua klinik kebidanan dan kesehatan (di Aceh dan Ubud) tetap berjalan. Selain itu ada program beasiswa Bumi Youth Education Center, daur ulang sampah di desa dan merawat lingkungan.</p>
<p>Kami melakukan pengembangan kapasitas untuk bidan Indonesia dari beberapa pulau dan negara lain. Bumi Sehat menyediakan ambulans gratis dan layanan kesehatan darurat, pendampingan dan pemeriksaan HIV/AIDS, perawatan kesehatan bayi dan anak, layanan klinik gratis khusus untuk pengobatan penyakit kronis. Kami juga memiliki program latihan orang jompo dan ibu hamil. Bumi Sehat buka 24 jam setiap hari, sepanjang tahun. Bumi Sehat telah menolong 20.500 pasien dan menolong persalinan hampir 400 bayi secara cuma-cuma.</p>
<p>Dekat dengan episentrum bencana tsunami Samudera Hindia 2004, Bumi Sehat menjalankan klinik yang juga mensponsori pengembangan kapasitas untuk pendidikan kaum muda dan pelestarian lingkungan hidup. Masih banyak lagi yang ingin kami lakukan… Bumi Sehat membutuhkan penghargaan CNN #1, dan akan memanfaatkannya untuk menyediakan layanan kesehatan yang sejalan dengan kebudayaan dan berkelanjutan.</p>
<hr align="left" size="1" width="33%" />
<p><em></em><em>Luangkan sejenak waktu untuk <span style="color: #008000;"><a href="http://bit.ly/oXcjkp" target="_blank"><span style="color: #008000;">memilih Robin Lim untuk CNN Heroes 2011.</span></a></span> Anda hanya perlu memasukkan alamat email atau akun facebook. Satu alamat email (berapa email yang Anda punya?) atau akun facebook bisa melakukan <em>vote</em> maksimal 10 kali sehari. Voting ditutup pada 7 Desember 2011.</em></p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/membutuhkan-kamu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bermantra untuk program sosial</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/yoga-mala/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/yoga-mala/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Oct 2011 07:56:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rebekah Moore</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Reviews]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[BaliSpirit Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[charity event]]></category>
		<category><![CDATA[Ubud]]></category>
		<category><![CDATA[yoga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=732</guid>
		<description><![CDATA[Angka 108 bermakna sakral. Pada tasbih Hindu dan Buddha ada 108 mote untuk berdoa dan mengulang mantra yang disebut mala. Shiva Rea, instruktur yoga dari Amerika Serikat mengeksplorasi angka ini melalui program Global Yoga Mala.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Yoga-mala-intro2.jpg"><img title="Robin Lim at Yoga Mala" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Yoga-mala-intro2.jpg" alt="" width="600" height="331" /></a><strong>Angka 108 bermakna sakral. Pada tasbih Hindu dan Buddha ada 108 mote untuk berdoa dan mengulang mantra yang disebut mala. Shiva Rea, instruktur yoga dari Amerika Serikat mengeksplorasi angka ini melalui program Global Yoga Mala.</strong></p>
<p>Program ini bertujuan menyatukan studio yoga, ashram, dan yayasan dari seluruh dunia demi berpraktek yoga dengan berpatokan pada angka 108. Pada 24 dan 25 September lalu hampir 300 orang <em>yogi</em> terlibat dalam Global Yoga Mala for Peace Project yang digelar di Yoga Barn dan Taksu Yoga Studio di Ubud, Bali.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/yoga-3_web.jpg"><img title="yoga-3_web" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/yoga-3_web.jpg" alt="" width="600" height="385" /></a>Partisipan Global Yoga Mala Project melakukan 108 mantra, <em>kriya</em> atau gerakan pembersihan, <em>suryanamaskar</em> atau pujian pada matahari (terbentuk dari 12 <em>asanas</em>, gerakan tubuh pada subuh hari dan senja hari sebagai tanda terima kasih pada matahari). Acara di Yoga Barn dibuka dengan doa Hindu yang dipimpin oleh Uma Inder, lalu ada 108 <em>suryanamaskar</em>, meditasi dengan Tibetan bowl yang dipimpin oleh Novara Soeharto.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/yoga-2_web.jpg"><img class="alignleft" style="margin: 4px 12px;" title="Yoga Mala" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/yoga-2_web.jpg" alt="" width="258" height="345" /></a>Juga ada yoga terbang (gerakan yoga ringan yang dilakukan berpasangan), dan yoga kesehatan yang rileks. Selain 108 gerakan suryanamaskar, acara di Taksu juga menjalankan doa bersama mengulang mantra Om 108 kali, tantra yoga, dan kursus meditasi.</p>
<p>Global Yoga Mala diadakan setiap tahun untuk mendukung suatu kegiatan sosial atau penggalian dana bagi organisasi nirlaba. Seluruh dana yang dikumpulkan dari acara ini disumbangkan pada kegiatan pendidikan “Ayo! Kita Bicara HIV dan AIDS” dari <a href="http://www.balispiritfestival.com/" target="_blank"><span style="color: #008000;">Bali Sprit Festival</span></a> dan klinik bersalin Yayasan Bumi Sehat Ubud.</p>
<p>“Ayo! Kita Bicara HIV dan AIDS” menjalankan program pendidikan di beberapa SMA di Bali. Dengan pendekatan yang interaktif dan komunikatif, fasilitator lokakarya Ayo! Kita Bicara membangun wadah diskusi bagi para murid SMA. Aktivitas ini menjadi wadah bagi mereka untuk bebas berekspresi tentang HIV/AIDS dan praktek seks aman, tanpa risiko stigma sosial.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/yoga-6_web.jpg"><img title="yoga-6_web" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/yoga-6_web.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a><a href="http://bumisehatbali.org/" target="_blank"><span style="color: #008000;">Yayasan Bumi Sehat</span></a> sedang mendapat sorotan saat ini karena motornya, bidan Robin Lim menjadi kandidat untuk CNN Heroes 2011. Robin bersaing dengan sembilan kandidat lain untuk menjadi “CNN Hero of the Year.” Jika dia menang, Bumi Sehat akan menerima dana sebanyak US$250.000, yang akan dimanfaatkan untuk membangun klinik baru. Kamu bisa mendukung Robin Lim dengan <a href="http://edition.cnn.com/SPECIALS/cnn.heroes/archive11/robin.lim.html" target="_blank"><span style="color: #008000;">menyumbang vote-mu di sini.</span></a></p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/yoga-mala/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
