<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Akarumput &#187; BaliSpirit Festival</title>
	<atom:link href="http://akarumput.com/tag/balispirit-festival/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akarumput.com</link>
	<description>An earth walker&#039;s guide to growing wild</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Nov 2016 02:20:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>BaliSpirit 2012 – menjadi baik, bukan belajar aerobik</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/090412-balispirit-2012/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/090412-balispirit-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 09:56:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Virginie Noël</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Responsible Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Reviews]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bali Spirit Festival]]></category>
		<category><![CDATA[BaliSpirit Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Ubud]]></category>
		<category><![CDATA[yoga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1856</guid>
		<description><![CDATA[Guru menjadi murid, murid menjadi guru. Lebih dari 1.000 orang berkumpul, meski partisipan pribumi masih kecil.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/BSF-1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1857" title="BSF2012" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/BSF-1.jpg" alt="" width="600" height="399" /></a><strong></strong></p>
<p><strong>Guru menjadi murid, murid menjadi guru. Lebih dari 1.000 orang berkumpul, meski partisipan pribumi masih kecil.</strong></p>
<p>BaliSpirit Festival telah berakhir hari Minggu pekan lalu. Selama lima hari penuh beragam kegiatan, dari yoga dan tari, hingga musik dan workshop pengobatan holistik. Festival ini pada tahun ke-5 berhasil menarik jumlah penonton terbanyak dalam sejarahnya.</p>
<p>Selama festival ada workshop mengenai beragam gaya yoga, seperti Hatha, Anusara, Yin, Vinyasa Flow, Ashtanga, Acro dan Kundalini. Juga banyak workshop tarian dinamis, termasuk Nia, 5 Rhythms, dan Tarian Afrika Barat yang sangat populer. Ada banyak kesempatan untuk refleksi diri dan pengembangan diri, juga kesempatan untuk bisa menggerakkan tubuh secara asyik.</p>
<p>Festival tahun ini menyatukan guru yoga yang ahli, namun tetap terbuka untuk penganut yoga baru atau orang awam yang hanya penasaran. Susan, pelaku yoga dari America Serikat, menyimpulkan pengalamannya selama festival. “Ada banyak workshop dan hal-hal luar biasa yang bisa dicoba. Tetapi untuk saya sendiri, yang paling penting adalah bisa bertemu dengan banyak orang yang pikirannya sepaham dengan saya dan membangun koneksi dalam komunitas,” kata dia</p>
<p>Tahun ini BaliSpirit festival menarik lebih dari 1.000 orang yogi (penganut yoga), musisi, dan penari dari Amerika Serikat, India, Amerika Selatan, Australia, China, Jepang, Eropa, dan Afrika. John Ogilvie, presenter yoga, sponsor festival dan pendiri Byron Yoga Center di Australia, sadar dengan daya tarik festival ini. “Ada komunitas internasional yang bertemu di festival ini. Semua orang yang hadir akan membawa pulang ide dan inspirasi dari festival ini ke komunitasnya masing-masing,” kata Ogilvie.</p>
<p>Dengan cara ini, kesadaran global mengenai kesehatan dan isu lingkungan akan terus berkembang. Spiritualitas, menurut Ogilvie, haruslah praktis. Dengan membangun komunitas internasional, slogan ‘Berpikir Global, Bertindak Lokal’ bisa menjadi kenyataan.</p>
<p>Suasana selama festival mendorong saling berbagi, antara presenter dan penonton dapat menikmati hubungan dan pengalaman baru. John Ogilvie mengatakan sangat menikmati pengalaman bertukar tempat dari guru menjadi murid saat ia berpartisipasi dalam workshop oleh guru lain.</p>
<p>“Bagi saya, festival rasanya seperti tempat bermain bebas dan kami saling mengikuti kelas-kelasnya,” kata Michael Hallock, seorang guru Watsu (terapi pijat dalam air). “Biasanya, sebagai presenter, saya menjadi orang yang ‘istimewa’ dalam acara, tetapi di sini saya seperti satu dari banyak. Ini membuat saya merasa biasa saja karena melihat banyak hal yang luar biasa di sekitar, banyak bakat dan kreativitas. Saya melihat banyak orang sepenuhnya berekspresi. Ini sangan menginspirasi dan membuat saya membumi.”</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/533023_10150651981295197_248186520196_9145228_1085053963_n.jpg"><img title="BSF2012-2" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/533023_10150651981295197_248186520196_9145228_1085053963_n.jpg" alt="" width="601" height="317" /></a></p>
<p>Bali adalah lokasi ideal untuk festival yoga. “Kami, warga Bali melakukan yoga selama kehidupan. Kami melakukan yoga setiap kali membuat banten dan setiap kali sembahyang di pura. Kami selalu berusaha untuk meningkatkan kesadaran,” kata Kadek Gunarta, salah satu pendiri festival.</p>
<p>Perlu usaha besar untuk terus menjaga hubungan dengan dunia di bawah kesadaran. Ini juga yang membuat Bali sangat magis dan menjadi inspirasi untuk orang dari luar negeri. Suasana ini teramplifikasi selama festival dengan banyak workshop yang mendorong partisipan untuk melihat ke dalam, menjadi lebih sadar, dan membuka hati. Seperti yang dikatakan instruktur dari Peace and Love Yoga di Los Angeles: “Kamu melakukan yoga untuk menjadi manusia yang lebih baik. Jika bukan karena itu – keluarlah dari kelasku dan belajar arobik saja!”</p>
<p>Tahun ini festival berusaha memberi perhatian lebih pada penonton lokal dengan mengundang beberapa presenter lokal. Jane Chen, Indrawati Widjanarko dan Dewi Asmarani menjadi warna baru dalam <em>line-up </em>yang mayoritas bekulit putih. Tetapi festival ini masih perlu usaha lebih untuk benar-benar melibatkan semua pihak, terutama memberi akses untuk penonton pribumi. Festival membuka satu hari gratis untuk semua orang, terutama keluarga Bali, dengan workshop khusus bagi anak-anak, kelas yoga untuk ketua-ketua desa Bali. Tetapi harga tiket festival tidak berbeda untuk peserta lokal, sehingga jumlah penonton Indonesia di empat hari pertama festival masih kecil.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/548500_10150650240445197_248186520196_9139060_1244114597_n.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1859" title="BSF2012-3" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/548500_10150650240445197_248186520196_9139060_1244114597_n-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a>Memberi balik ke komunitas, sebagai prinsip yoga, adalah tema utama selama festival. Ini menjadi menarik di tengah arus kehidupan yang materialistis dan individualistis. BaliSpirit Festival mungin hanya bagian kecil dari gerakan yang sedang berkembang di seluruh dunia yang diikuti oleh orang yang mencari komunitas dan gaya hidup holistik. Namun pengaruhnya bisa meluas lebih jauh daripada festivalnya sendiri. “Jika lebih banyak orang di seluruh dunia mempraktekkan yoga, dunia akan menjadi tempat yang lebih baik,” kata Ogilvie.</p>
<p>Salah satu pengaruh festival adalah menginspirasikan festival bertema yoga dan kesehatan holistik di tempat lain, misalnya Namaste Spirit Festival di Jakarta, Byron Bay Spirit Festival di Australia dan Hawaii Spirit Festival. “Yoga bukan tentang kompetisi, tetapi tentang bersatu dan bekerja sama. Kami ingin kerja lebih dekat dengan BaliSpirit Festival,” kata Pendiri Namaste Festival di Jakarta, Anita Boentarman.</p>
<p>Salah satu aspek penting dari misi festival berhubungan dengan lingkungan. BaliSpirit menjalankan kemitraan dengan beberapa organisasi yang bergerak di bidang lingkungan hidup di Bali, seperti Bali Cantik Tanpa Plastik, Bali ReGreen, dan the Environmental Bamboo Foundation. Festival tahun ini juga bekerja sama dengan East Bali Poverty Project dan seluruh sumbangan yang terkumpul pada hari Cinta Keluarga disalurkan untuk program Ayo! Kita Bicara HIV/AIDS, yang dibentuk oleh BaliSpirit untuk melibatkan masyarakat setempat dalam dialog dan pendidikan mengenai HIV &amp; AIDS.</p>
<p>Pau Castellsague, presenter yoga dan pendiri Barcelona Yoga Conference, menyinggung pentingnya aksi positif. “Saya merasa di Bali hubungan orang dengan alam sangat menginspirasi. Yang telah kita lakukan pada alam sangat menyedihkan, sangat jelek. Sudah waktunya berubah. Dan bukan tentang saat untuk ingin berubah. Sudah terlambat untuk keinginan. Kita harus membuat perubahan, sekarang.”</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/526777_10150650240285197_248186520196_9139058_588817674_n.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1860" title="BSF-2012-4" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/526777_10150650240285197_248186520196_9139058_588817674_n.jpg" alt="" width="600" height="399" /></a></p>
<p>Walaupun festival menganggap kesadaran lingkungan penting, pada praktiknya tidaklah sempurna. Di lokasi festival masih terlihat sendok atau cangkir plastik yang bisa menodai citra festival yang ramah lingkungan. Namun, ada kesadaran dan keinginan untuk mengurangi pengaruh negatif festival pada lingkungan hidup. Dan cara festival menangani sampah dan pengaruh lainnya menjadi semakin baik sejak awal festival lima tahun yang lalu.</p>
<p>Selain aspirasi besarnya, festival ini sangat menyenangkan, seperti yang dikatakan Cheri Rae: “Yoga harusnya membuat kita merasa baik.” Dan festivalnya memang tentang ini, merasa baik, dan melakukan hal baik.</p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/090412-balispirit-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BaliSpirit’s annual HIV &amp; AIDS charity concert</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/1673-hiv-aids-charity-concert/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/1673-hiv-aids-charity-concert/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2012 07:28:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rebekah Moore</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Upcoming]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bali Spirit Festival]]></category>
		<category><![CDATA[BaliSpirit Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Dialog Dini Hari]]></category>
		<category><![CDATA[Ganjil]]></category>
		<category><![CDATA[Mr. Botax]]></category>
		<category><![CDATA[Nymphea]]></category>
		<category><![CDATA[Ras Muhamad]]></category>
		<category><![CDATA[Ubud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1673</guid>
		<description><![CDATA[Hari Sabtu ini, Feb 18, BaliSpirit Festival akan mengadakan konser amal tahunan penggalian dana untuk inisatif EduSpirit AYO! Kita Bicara HIV &#038; AIDS.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Sabtu ini <a href="http://www.balispiritfestival.com/" target="_blank"><span style="color: #008000;">BaliSpirit Festival</span> </a>akan mengadakan konser amal tahunan penggalian dana untuk inisatif EduSpirit <em>AYO! </em><span><em>Kita Bicara HIV &amp; AIDS</em>.</span><strong></strong></p>
<p><strong>Tanggal/waktu:</strong> Sabtu, 18 Feb 2012, 17:00-23:00<strong><br />
Tempat:</strong> Lapangan Astina Ubud, Bali<br />
<a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/Konser-AYO_Poster-WEB_BSF2012.jpg"><img class="size-full wp-image-1674 alignleft" title="Konser-AYO!" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/Konser-AYO_Poster-WEB_BSF2012.jpg" alt="" width="369" height="521" /></a>Konser ini diadakan untuk menunjukkan dukungan musisi terhadap <a href="http://www.balispiritfestival.com/ayobicarahivaids.html" target="_blank">pendidikan HIV &amp; AIDS</a> di Bali, termasuk pertunjukan dari: Mr. Botax, Ganjil, Dialog Dini Hari, Nymphea, Kita Art Community (penari api), Ras Muhamad dan Kis Band.</p>
<p><em>AYO! Kita Bicara &amp; AIDS</em> adalah gerakan oleh BaliSpirit Festival untuk melibatkan masyarakat – khususnya pemuda Bali – dalam pembahasan dan pendidikan mengenai HIV &amp; AIDS. Program ini mendukung pemuda sebagai agen perubahan di Indonesia dan harapan bagi negeri ini untuk mencegah penyebaran HIV &amp; AIDS.</p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/1673-hiv-aids-charity-concert/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Foto: Hip Hop Beats 4Life Drum Clinic</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/photos-hip-hop-beats-1052/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/photos-hip-hop-beats-1052/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Feb 2012 06:47:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rebekah Moore</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Galeri]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BaliSpirit Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Native Deen]]></category>
		<category><![CDATA[Serambi Arts Antida]]></category>
		<category><![CDATA[Tariq Snare]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1641</guid>
		<description><![CDATA[On Sunday, 12 February “Hip Hop Beats 4Life,” a drum workshop and evening of hip hop performances was lead by Tariq Snare, resident drummer for the Muslim hip hop group Native Deen.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>On Sunday, 12 February the <span style="color: #008000;"><a href="http://www.balispiritfestival.com/" target="_blank"><span style="color: #008000;">BaliSpirit Festival </span></a></span>hosted the first in a series of community outreach events scheduled for 2012: “Hip Hop Beats 4Life,” a drum workshop and evening of hip hop performances was lead by Tariq Snare, resident drummer for the Muslim hip hop group <a href="http://www.nativedeen.com/ns/index.php" target="_blank"><span style="color: #008000;">Native Deen</span></a> and former backing musician for such legendary artists as Queen Latifah, Cool and the Gang, Bell Biv DeVoe, and many others. Over 100 people—local amateur and professional musicians, as well as several young aspiring drummers aged 8-16—participated in the workshop. Members of the community organization Bali Extreme Drummers and the local hip hop collective Aerial Crew were among those in attendance. The workshop was followed by performances with Tariq, American Hip Hop artist PitchBlackGold (aka Kamau Abayomi), and SnapBack, as well as breakdancing performances by members of Bali-based Dewata Hip Hop. The event was sponsored by the Embassy of the United States and <a href="http://serambi-arts-antida.com/" target="_blank"><span style="color: #008000;">Serambi Arts Antida</span></a>, Denpasar.</p>
<div><p>SimpleViewer Gallery Id 15 has been deleted.</p></div>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/photos-hip-hop-beats-1052/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bermantra untuk program sosial</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/yoga-mala/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/yoga-mala/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Oct 2011 07:56:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rebekah Moore</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Reviews]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[BaliSpirit Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[charity event]]></category>
		<category><![CDATA[Ubud]]></category>
		<category><![CDATA[yoga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=732</guid>
		<description><![CDATA[Angka 108 bermakna sakral. Pada tasbih Hindu dan Buddha ada 108 mote untuk berdoa dan mengulang mantra yang disebut mala. Shiva Rea, instruktur yoga dari Amerika Serikat mengeksplorasi angka ini melalui program Global Yoga Mala.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Yoga-mala-intro2.jpg"><img title="Robin Lim at Yoga Mala" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Yoga-mala-intro2.jpg" alt="" width="600" height="331" /></a><strong>Angka 108 bermakna sakral. Pada tasbih Hindu dan Buddha ada 108 mote untuk berdoa dan mengulang mantra yang disebut mala. Shiva Rea, instruktur yoga dari Amerika Serikat mengeksplorasi angka ini melalui program Global Yoga Mala.</strong></p>
<p>Program ini bertujuan menyatukan studio yoga, ashram, dan yayasan dari seluruh dunia demi berpraktek yoga dengan berpatokan pada angka 108. Pada 24 dan 25 September lalu hampir 300 orang <em>yogi</em> terlibat dalam Global Yoga Mala for Peace Project yang digelar di Yoga Barn dan Taksu Yoga Studio di Ubud, Bali.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/yoga-3_web.jpg"><img title="yoga-3_web" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/yoga-3_web.jpg" alt="" width="600" height="385" /></a>Partisipan Global Yoga Mala Project melakukan 108 mantra, <em>kriya</em> atau gerakan pembersihan, <em>suryanamaskar</em> atau pujian pada matahari (terbentuk dari 12 <em>asanas</em>, gerakan tubuh pada subuh hari dan senja hari sebagai tanda terima kasih pada matahari). Acara di Yoga Barn dibuka dengan doa Hindu yang dipimpin oleh Uma Inder, lalu ada 108 <em>suryanamaskar</em>, meditasi dengan Tibetan bowl yang dipimpin oleh Novara Soeharto.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/yoga-2_web.jpg"><img class="alignleft" style="margin: 4px 12px;" title="Yoga Mala" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/yoga-2_web.jpg" alt="" width="258" height="345" /></a>Juga ada yoga terbang (gerakan yoga ringan yang dilakukan berpasangan), dan yoga kesehatan yang rileks. Selain 108 gerakan suryanamaskar, acara di Taksu juga menjalankan doa bersama mengulang mantra Om 108 kali, tantra yoga, dan kursus meditasi.</p>
<p>Global Yoga Mala diadakan setiap tahun untuk mendukung suatu kegiatan sosial atau penggalian dana bagi organisasi nirlaba. Seluruh dana yang dikumpulkan dari acara ini disumbangkan pada kegiatan pendidikan “Ayo! Kita Bicara HIV dan AIDS” dari <a href="http://www.balispiritfestival.com/" target="_blank"><span style="color: #008000;">Bali Sprit Festival</span></a> dan klinik bersalin Yayasan Bumi Sehat Ubud.</p>
<p>“Ayo! Kita Bicara HIV dan AIDS” menjalankan program pendidikan di beberapa SMA di Bali. Dengan pendekatan yang interaktif dan komunikatif, fasilitator lokakarya Ayo! Kita Bicara membangun wadah diskusi bagi para murid SMA. Aktivitas ini menjadi wadah bagi mereka untuk bebas berekspresi tentang HIV/AIDS dan praktek seks aman, tanpa risiko stigma sosial.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/yoga-6_web.jpg"><img title="yoga-6_web" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/yoga-6_web.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a><a href="http://bumisehatbali.org/" target="_blank"><span style="color: #008000;">Yayasan Bumi Sehat</span></a> sedang mendapat sorotan saat ini karena motornya, bidan Robin Lim menjadi kandidat untuk CNN Heroes 2011. Robin bersaing dengan sembilan kandidat lain untuk menjadi “CNN Hero of the Year.” Jika dia menang, Bumi Sehat akan menerima dana sebanyak US$250.000, yang akan dimanfaatkan untuk membangun klinik baru. Kamu bisa mendukung Robin Lim dengan <a href="http://edition.cnn.com/SPECIALS/cnn.heroes/archive11/robin.lim.html" target="_blank"><span style="color: #008000;">menyumbang vote-mu di sini.</span></a></p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/yoga-mala/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
