<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: A Swiss model for cooperative farmers</title>
	<atom:link href="http://akarumput.com/environment/koperasi-petani-gaya-baru-ala-swiss/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akarumput.com/en/environment/koperasi-petani-gaya-baru-ala-swiss/</link>
	<description>An earth walker&#039;s guide to growing wild</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Jan 2018 11:14:00 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
	<item>
		<title>By: Anonymous</title>
		<link>http://akarumput.com/en/environment/koperasi-petani-gaya-baru-ala-swiss/#comment-163</link>
		<dc:creator>Anonymous</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 10:06:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1472#comment-163</guid>
		<description><![CDATA[saya mau komentar panjang juga. tapi ngakak dulu ah. *BRB* ]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau komentar panjang juga. tapi ngakak dulu ah. *BRB* </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Anonymous</title>
		<link>http://akarumput.com/en/environment/koperasi-petani-gaya-baru-ala-swiss/#comment-164</link>
		<dc:creator>Anonymous</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 10:06:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1472#comment-164</guid>
		<description><![CDATA[saya mau komentar panjang juga. tapi ngakak dulu ah. *BRB* ]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau komentar panjang juga. tapi ngakak dulu ah. *BRB* </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Anonymous</title>
		<link>http://akarumput.com/en/environment/koperasi-petani-gaya-baru-ala-swiss/#comment-162</link>
		<dc:creator>Anonymous</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 10:03:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1472#comment-162</guid>
		<description><![CDATA[saya mau komentar panjang juga. tapi ngakak dulu ah. *BRB*]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau komentar panjang juga. tapi ngakak dulu ah. *BRB*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sakti Soediro</title>
		<link>http://akarumput.com/en/environment/koperasi-petani-gaya-baru-ala-swiss/#comment-160</link>
		<dc:creator>Sakti Soediro</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 09:29:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1472#comment-160</guid>
		<description><![CDATA[Salam! :*]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam! :*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sakti Soediro</title>
		<link>http://akarumput.com/en/environment/koperasi-petani-gaya-baru-ala-swiss/#comment-161</link>
		<dc:creator>Sakti Soediro</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 09:29:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1472#comment-161</guid>
		<description><![CDATA[Salam! :*]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam! :*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: M. Ikhwan</title>
		<link>http://akarumput.com/en/environment/koperasi-petani-gaya-baru-ala-swiss/#comment-159</link>
		<dc:creator>M. Ikhwan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 08:21:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1472#comment-159</guid>
		<description><![CDATA[Dear Mas Sakti, 

Saya senang sekali dapat respon untuk tulisan ini. Untuk respon bagi web SPI yang saya pun kaget--setuju sepenuhnya dengan Mas, saya sudah teruskan ke yang berhak. Semoga SPI nanti bisa tindak lanjut dengan Mas ya.

Syukurlah kalau Mas merasa sistem ini bisa dilakukan di Indonesia. Saya sendiri kurang tahu apakah sistem CSA ini sudah dipraktikkan atau belum, karena sepengetahuan saya jarang ada konsumen yang mau membayar di depan dan bersama-sama petani menanggung resiko panen.

Salah satu kesulitannya yakni tidak hanya mengorganisasikan di sisi produksi (petaninya), namun juga distribusi (konsumennya). Mengorganisasikan konsumen ini yang sulit di Indonesia. Namun seperti ujar-ujar lama bilang, &quot;small is beautiful&quot;, baiknya jika sistem CSA yang potensial ini mau dipraktikkan bisa kita mulai dari yang kecil. Saya sangat senang jika bisa membantu.

Salam solidaritas!]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Mas Sakti, </p>
<p>Saya senang sekali dapat respon untuk tulisan ini. Untuk respon bagi web SPI yang saya pun kaget&#8211;setuju sepenuhnya dengan Mas, saya sudah teruskan ke yang berhak. Semoga SPI nanti bisa tindak lanjut dengan Mas ya.</p>
<p>Syukurlah kalau Mas merasa sistem ini bisa dilakukan di Indonesia. Saya sendiri kurang tahu apakah sistem CSA ini sudah dipraktikkan atau belum, karena sepengetahuan saya jarang ada konsumen yang mau membayar di depan dan bersama-sama petani menanggung resiko panen.</p>
<p>Salah satu kesulitannya yakni tidak hanya mengorganisasikan di sisi produksi (petaninya), namun juga distribusi (konsumennya). Mengorganisasikan konsumen ini yang sulit di Indonesia. Namun seperti ujar-ujar lama bilang, &#8220;small is beautiful&#8221;, baiknya jika sistem CSA yang potensial ini mau dipraktikkan bisa kita mulai dari yang kecil. Saya sangat senang jika bisa membantu.</p>
<p>Salam solidaritas!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sakti Soediro</title>
		<link>http://akarumput.com/en/environment/koperasi-petani-gaya-baru-ala-swiss/#comment-152</link>
		<dc:creator>Sakti Soediro</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 15:16:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1472#comment-152</guid>
		<description><![CDATA[PERTAMAAAAX! *dikeplak admin*

Btw, itu closing lines tulisan diatas biar saya aja deh yang jawab, BISA. I&#039;ll keep in mind..

Lalu. Dear Mas Ikhwan, jujur saya lebih familiar SPI sebagai Serikat Pengamen Indonesia daripada Serikat Petani Indonesia. Mungkin udah waktunya petani mulai diajak untuk musikal demi terciptanya iklim pertanian yang lebih positif dan membuat petani lebih diperhatikan gitu? :D

Jujur selanjutnya. Saya prihatin terhadap website SPI :)). No seriously, you guys have a breathtaking web content. Mengerikan. Andai saja saya cemen dan pendek pikir saya pasti urung jadi petani di Indonesia. 

Bukan bermaksud membanding bandingkan, tapi dengan content website seperti itu SPI sukses sekali mencitrakan kehidupan petani Indonesia yang luar biasa penuh nestapa. Well, mungkin keadaannya dilapangan memang begitu, tapi saya yakin kita juga punya banyak potret petani dan pertanian yang postif serta inspiratif untuk juga di share kepetani lain yang melek internet kan?

Okelah kalo emang nggak ada juga, diluar negeri kita sana pasti banyak. Saya pribadi suka sekali dengan iklim pertanian di Portland http://goo.gl/BKv8l berita dan informasi yang dibagi dari petani setempat disana melulu isinya party, festival, kemudahan sistem pertanian baik administratif maupun teknis. Well memang nggak adil kalau lantas menuntut iklim pertanian di Indonesia bisa seperti mereka, tapi buat saya mereka inspiratif.

Mas Ikhwan ku yang baik, saya yakin sedikit sekali petani yang akhirnya bisa memahami baris baris Tujuan Sosial Ekonomi - Politik dan Budaya yang SPI tuangkan dalam website SPI. Advokasi dan edukasi untuk petani itu memang penting. Tapi diatas segalanya (sekali lagi menurut saya) -- INSPIRASI, gambaran tentang kehidupan pertanian yang begitu menyenangkan juga nggak kalah penting. Nah tulisan Mas nya ini inspiring, jangan tanya bisa apa nggak tapi coba yuk? :P

Thank you for sharing this inspiring writing after all, waiting for your next article. I guess you should start to consider to share it through SPI website too. Kapan ke Bali Mas? saya yg jemput..

PS : SPI - Sharing the best from Indonesian farmers across the archipelago, kedengeran keren lho. Kontak kontak kalo mau rebranding, ntar dipikirin bareng2, bareng siapa aja-nya itu juga ntar kita pikirin bareng :))]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>PERTAMAAAAX! *dikeplak admin*</p>
<p>Btw, itu closing lines tulisan diatas biar saya aja deh yang jawab, BISA. I&#8217;ll keep in mind..</p>
<p>Lalu. Dear Mas Ikhwan, jujur saya lebih familiar SPI sebagai Serikat Pengamen Indonesia daripada Serikat Petani Indonesia. Mungkin udah waktunya petani mulai diajak untuk musikal demi terciptanya iklim pertanian yang lebih positif dan membuat petani lebih diperhatikan gitu? :D</p>
<p>Jujur selanjutnya. Saya prihatin terhadap website SPI :)). No seriously, you guys have a breathtaking web content. Mengerikan. Andai saja saya cemen dan pendek pikir saya pasti urung jadi petani di Indonesia. </p>
<p>Bukan bermaksud membanding bandingkan, tapi dengan content website seperti itu SPI sukses sekali mencitrakan kehidupan petani Indonesia yang luar biasa penuh nestapa. Well, mungkin keadaannya dilapangan memang begitu, tapi saya yakin kita juga punya banyak potret petani dan pertanian yang postif serta inspiratif untuk juga di share kepetani lain yang melek internet kan?</p>
<p>Okelah kalo emang nggak ada juga, diluar negeri kita sana pasti banyak. Saya pribadi suka sekali dengan iklim pertanian di Portland <a href="http://goo.gl/BKv8l" rel="nofollow">http://goo.gl/BKv8l</a> berita dan informasi yang dibagi dari petani setempat disana melulu isinya party, festival, kemudahan sistem pertanian baik administratif maupun teknis. Well memang nggak adil kalau lantas menuntut iklim pertanian di Indonesia bisa seperti mereka, tapi buat saya mereka inspiratif.</p>
<p>Mas Ikhwan ku yang baik, saya yakin sedikit sekali petani yang akhirnya bisa memahami baris baris Tujuan Sosial Ekonomi &#8211; Politik dan Budaya yang SPI tuangkan dalam website SPI. Advokasi dan edukasi untuk petani itu memang penting. Tapi diatas segalanya (sekali lagi menurut saya) &#8212; INSPIRASI, gambaran tentang kehidupan pertanian yang begitu menyenangkan juga nggak kalah penting. Nah tulisan Mas nya ini inspiring, jangan tanya bisa apa nggak tapi coba yuk? :P</p>
<p>Thank you for sharing this inspiring writing after all, waiting for your next article. I guess you should start to consider to share it through SPI website too. Kapan ke Bali Mas? saya yg jemput..</p>
<p>PS : SPI &#8211; Sharing the best from Indonesian farmers across the archipelago, kedengeran keren lho. Kontak kontak kalo mau rebranding, ntar dipikirin bareng2, bareng siapa aja-nya itu juga ntar kita pikirin bareng :))</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
