<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Akarumput &#187; Virginie Noël</title>
	<atom:link href="http://akarumput.com/author/virginie/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akarumput.com</link>
	<description>An earth walker&#039;s guide to growing wild</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Nov 2016 02:20:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>BaliSpirit 2012 – menjadi baik, bukan belajar aerobik</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/090412-balispirit-2012/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/090412-balispirit-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 09:56:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Virginie Noël</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Responsible Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Reviews]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bali Spirit Festival]]></category>
		<category><![CDATA[BaliSpirit Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Ubud]]></category>
		<category><![CDATA[yoga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1856</guid>
		<description><![CDATA[Guru menjadi murid, murid menjadi guru. Lebih dari 1.000 orang berkumpul, meski partisipan pribumi masih kecil.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/BSF-1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1857" title="BSF2012" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/BSF-1.jpg" alt="" width="600" height="399" /></a><strong></strong></p>
<p><strong>Guru menjadi murid, murid menjadi guru. Lebih dari 1.000 orang berkumpul, meski partisipan pribumi masih kecil.</strong></p>
<p>BaliSpirit Festival telah berakhir hari Minggu pekan lalu. Selama lima hari penuh beragam kegiatan, dari yoga dan tari, hingga musik dan workshop pengobatan holistik. Festival ini pada tahun ke-5 berhasil menarik jumlah penonton terbanyak dalam sejarahnya.</p>
<p>Selama festival ada workshop mengenai beragam gaya yoga, seperti Hatha, Anusara, Yin, Vinyasa Flow, Ashtanga, Acro dan Kundalini. Juga banyak workshop tarian dinamis, termasuk Nia, 5 Rhythms, dan Tarian Afrika Barat yang sangat populer. Ada banyak kesempatan untuk refleksi diri dan pengembangan diri, juga kesempatan untuk bisa menggerakkan tubuh secara asyik.</p>
<p>Festival tahun ini menyatukan guru yoga yang ahli, namun tetap terbuka untuk penganut yoga baru atau orang awam yang hanya penasaran. Susan, pelaku yoga dari America Serikat, menyimpulkan pengalamannya selama festival. “Ada banyak workshop dan hal-hal luar biasa yang bisa dicoba. Tetapi untuk saya sendiri, yang paling penting adalah bisa bertemu dengan banyak orang yang pikirannya sepaham dengan saya dan membangun koneksi dalam komunitas,” kata dia</p>
<p>Tahun ini BaliSpirit festival menarik lebih dari 1.000 orang yogi (penganut yoga), musisi, dan penari dari Amerika Serikat, India, Amerika Selatan, Australia, China, Jepang, Eropa, dan Afrika. John Ogilvie, presenter yoga, sponsor festival dan pendiri Byron Yoga Center di Australia, sadar dengan daya tarik festival ini. “Ada komunitas internasional yang bertemu di festival ini. Semua orang yang hadir akan membawa pulang ide dan inspirasi dari festival ini ke komunitasnya masing-masing,” kata Ogilvie.</p>
<p>Dengan cara ini, kesadaran global mengenai kesehatan dan isu lingkungan akan terus berkembang. Spiritualitas, menurut Ogilvie, haruslah praktis. Dengan membangun komunitas internasional, slogan ‘Berpikir Global, Bertindak Lokal’ bisa menjadi kenyataan.</p>
<p>Suasana selama festival mendorong saling berbagi, antara presenter dan penonton dapat menikmati hubungan dan pengalaman baru. John Ogilvie mengatakan sangat menikmati pengalaman bertukar tempat dari guru menjadi murid saat ia berpartisipasi dalam workshop oleh guru lain.</p>
<p>“Bagi saya, festival rasanya seperti tempat bermain bebas dan kami saling mengikuti kelas-kelasnya,” kata Michael Hallock, seorang guru Watsu (terapi pijat dalam air). “Biasanya, sebagai presenter, saya menjadi orang yang ‘istimewa’ dalam acara, tetapi di sini saya seperti satu dari banyak. Ini membuat saya merasa biasa saja karena melihat banyak hal yang luar biasa di sekitar, banyak bakat dan kreativitas. Saya melihat banyak orang sepenuhnya berekspresi. Ini sangan menginspirasi dan membuat saya membumi.”</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/533023_10150651981295197_248186520196_9145228_1085053963_n.jpg"><img title="BSF2012-2" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/533023_10150651981295197_248186520196_9145228_1085053963_n.jpg" alt="" width="601" height="317" /></a></p>
<p>Bali adalah lokasi ideal untuk festival yoga. “Kami, warga Bali melakukan yoga selama kehidupan. Kami melakukan yoga setiap kali membuat banten dan setiap kali sembahyang di pura. Kami selalu berusaha untuk meningkatkan kesadaran,” kata Kadek Gunarta, salah satu pendiri festival.</p>
<p>Perlu usaha besar untuk terus menjaga hubungan dengan dunia di bawah kesadaran. Ini juga yang membuat Bali sangat magis dan menjadi inspirasi untuk orang dari luar negeri. Suasana ini teramplifikasi selama festival dengan banyak workshop yang mendorong partisipan untuk melihat ke dalam, menjadi lebih sadar, dan membuka hati. Seperti yang dikatakan instruktur dari Peace and Love Yoga di Los Angeles: “Kamu melakukan yoga untuk menjadi manusia yang lebih baik. Jika bukan karena itu – keluarlah dari kelasku dan belajar arobik saja!”</p>
<p>Tahun ini festival berusaha memberi perhatian lebih pada penonton lokal dengan mengundang beberapa presenter lokal. Jane Chen, Indrawati Widjanarko dan Dewi Asmarani menjadi warna baru dalam <em>line-up </em>yang mayoritas bekulit putih. Tetapi festival ini masih perlu usaha lebih untuk benar-benar melibatkan semua pihak, terutama memberi akses untuk penonton pribumi. Festival membuka satu hari gratis untuk semua orang, terutama keluarga Bali, dengan workshop khusus bagi anak-anak, kelas yoga untuk ketua-ketua desa Bali. Tetapi harga tiket festival tidak berbeda untuk peserta lokal, sehingga jumlah penonton Indonesia di empat hari pertama festival masih kecil.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/548500_10150650240445197_248186520196_9139060_1244114597_n.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1859" title="BSF2012-3" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/548500_10150650240445197_248186520196_9139060_1244114597_n-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a>Memberi balik ke komunitas, sebagai prinsip yoga, adalah tema utama selama festival. Ini menjadi menarik di tengah arus kehidupan yang materialistis dan individualistis. BaliSpirit Festival mungin hanya bagian kecil dari gerakan yang sedang berkembang di seluruh dunia yang diikuti oleh orang yang mencari komunitas dan gaya hidup holistik. Namun pengaruhnya bisa meluas lebih jauh daripada festivalnya sendiri. “Jika lebih banyak orang di seluruh dunia mempraktekkan yoga, dunia akan menjadi tempat yang lebih baik,” kata Ogilvie.</p>
<p>Salah satu pengaruh festival adalah menginspirasikan festival bertema yoga dan kesehatan holistik di tempat lain, misalnya Namaste Spirit Festival di Jakarta, Byron Bay Spirit Festival di Australia dan Hawaii Spirit Festival. “Yoga bukan tentang kompetisi, tetapi tentang bersatu dan bekerja sama. Kami ingin kerja lebih dekat dengan BaliSpirit Festival,” kata Pendiri Namaste Festival di Jakarta, Anita Boentarman.</p>
<p>Salah satu aspek penting dari misi festival berhubungan dengan lingkungan. BaliSpirit menjalankan kemitraan dengan beberapa organisasi yang bergerak di bidang lingkungan hidup di Bali, seperti Bali Cantik Tanpa Plastik, Bali ReGreen, dan the Environmental Bamboo Foundation. Festival tahun ini juga bekerja sama dengan East Bali Poverty Project dan seluruh sumbangan yang terkumpul pada hari Cinta Keluarga disalurkan untuk program Ayo! Kita Bicara HIV/AIDS, yang dibentuk oleh BaliSpirit untuk melibatkan masyarakat setempat dalam dialog dan pendidikan mengenai HIV &amp; AIDS.</p>
<p>Pau Castellsague, presenter yoga dan pendiri Barcelona Yoga Conference, menyinggung pentingnya aksi positif. “Saya merasa di Bali hubungan orang dengan alam sangat menginspirasi. Yang telah kita lakukan pada alam sangat menyedihkan, sangat jelek. Sudah waktunya berubah. Dan bukan tentang saat untuk ingin berubah. Sudah terlambat untuk keinginan. Kita harus membuat perubahan, sekarang.”</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/526777_10150650240285197_248186520196_9139058_588817674_n.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1860" title="BSF-2012-4" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/04/526777_10150650240285197_248186520196_9139058_588817674_n.jpg" alt="" width="600" height="399" /></a></p>
<p>Walaupun festival menganggap kesadaran lingkungan penting, pada praktiknya tidaklah sempurna. Di lokasi festival masih terlihat sendok atau cangkir plastik yang bisa menodai citra festival yang ramah lingkungan. Namun, ada kesadaran dan keinginan untuk mengurangi pengaruh negatif festival pada lingkungan hidup. Dan cara festival menangani sampah dan pengaruh lainnya menjadi semakin baik sejak awal festival lima tahun yang lalu.</p>
<p>Selain aspirasi besarnya, festival ini sangat menyenangkan, seperti yang dikatakan Cheri Rae: “Yoga harusnya membuat kita merasa baik.” Dan festivalnya memang tentang ini, merasa baik, dan melakukan hal baik.</p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/090412-balispirit-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bali Spirit Festival in photos</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/310311_bsf_photos/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/310311_bsf_photos/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Mar 2012 03:05:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Virginie Noël</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Responsible Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Reviews]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bali Spirit Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Purnati]]></category>
		<category><![CDATA[Ubud]]></category>
		<category><![CDATA[yoga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1796</guid>
		<description><![CDATA[Bali Spirit Festival daytime workshops feature yoga, dance, and healing with teachers from across the globe.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.balispiritfestival.com/" target="_blank"><span style="color: #008000;">Bali Spirit Festival</span></a> is the most popular yoga festival in the region. Set in the spectacular grounds of the Purnati Center for the Arts in Batuan, just 10 minutes south of Ubud, the daytime workshops feature yoga, dance, and healing with teachers from across the globe. This years Bali Spirit Festival will continue until April 1st, 2012.<br />
<div><p>SimpleViewer Gallery Id 17 has been deleted.</p></div></p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/310311_bsf_photos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manfaat yoga di tempat tidur</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/manfaat-yoga-di-tempat-tidur/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/manfaat-yoga-di-tempat-tidur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Feb 2012 13:53:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Virginie Noël</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[kama sutra]]></category>
		<category><![CDATA[orgasm]]></category>
		<category><![CDATA[sex]]></category>
		<category><![CDATA[Ubud]]></category>
		<category><![CDATA[yoga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1521</guid>
		<description><![CDATA[Pengaruh yoga meningkatkan kepuasan seksual lebih besar daripada mengonsumsi obat-obatan.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong></strong><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_1.jpg"><img title="yoga_sex_1" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_1.jpg" alt="" width="600" height="332" /></a></p>
<p><strong>Pengaruh yoga meningkatkan kepuasan seksual lebih besar daripada mengonsumsi obat-obatan.</strong></p>
<p><strong></strong>Saat ini komunitas yoga terutama di Bali berkembang pesat. Yoga semakin banyak menarik perhatian orang lokal dan asing di Pulau Dewata. Para penganut yoga memuji betapa besar manfaat yoga bagi fisik, mental, dan spiritual. Namun, apakah ada manfaat lainnya yang jarang dibicarakan?</p>
<p>Tujuan yoga adalah menjalin kembali hubungan harmonis antara tubuh fisik, pikiran, dan jiwa. Tapi apakah yoga juga bisa meningkatkan hubungan antarinsan? Apakah yoga bisa meningkatkan kehidupan seksual anda?</p>
<p>Teruslah membaca… karena jawabanya “Ya!”</p>
<p>Latihan yoga secara teratur dapat meningkatkan kesehatan fisik, kebugaran, dan penampilan. Selain membentuk “bokong-yoga” yang seksi, ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dalam kehidupan seksual Anda. Manfaat ini lebih daripada yang dibayangkan.</p>
<p>Hal ini telah terbukti secara ilmiah. Penelitian baru yang diterbitkan dalam <em>Journal of Sexual Medicine </em>menunjukkan yoga dapat meningkatkan kehidupan seksual wanita secara signifikan. Bahkan, pengaruh ini lebih tinggi pada wanita di atas 45 tahun. Dalam penelitian ini, wanita berumur 22-55 tahun mengikuti sebuah kursus yoga selama 12 minggu. Setelah kursus, semuanya melaporkan adanya peningkatan kualitas seksual, termasuk meningkatnya gairah, pelumasan, orgasme, kepuasan, dan berkurangnya rasa sakit.</p>
<p>Untuk pria, hasilnya juga positif. Tim peneliti menemukan yoga meningkatkan gairah, kepuasan bersetubuh, gaya, kepercayaan diri, sinkronisasi pasangan, dan orgasme pada peserta yang umurnya berkisar antara 24-60 tahun.</p>
<p><em>Kok </em>bisa? Cara yoga mempengaruhi kehidupan seksual tidak selalu jelas. Namun berikut ada beberapa hal yang menjelaskan pengaruh yoga untuk seks.</p>
<p><strong><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_2.jpg"><img class="alignright" title="yoga_sex_2" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_2.jpg" alt="" width="250" height="375" /></a>Bugar, kuat dan fleksibel</strong><br />
Pada fisik, latihan yoga secara teratur dapat meningkatkan kebugaran, kekuatan otot dan ketahanan. Meningkatnya energi, kekuatan dan kesehatan ikut meningkatkan kepuasan seksual. Mencintai tubuh Anda dapat membuat perasaan seksi terhadap diri saat menikmati aktivitas di tempat tidur bersama pasangan. Kebugaran juga dapat membuat Anda merasa lebih menarik dan percaya diri saat berhubungan dengan pasangan.</p>
<p>Meningkatnya fleksibilitas tubuh dan otot yang lebih panjang dapat memberi keluasaan gerak, yang mengundang eksperimen kreatif saat berakrobatik di kamar tidur. Anda bahkan bisa mempraktekkan gaya-gaya heboh yang ada dalam kitab cinta kuno asal India, Kama-Sutra.</p>
<p>Praktek yang disebut <em>mula bandha</em> dan <em>uddhiyana bandha </em>dalam yoga – yaitu mengencangkan otot perut dan dasar panggul – meningkatkan kekuatan perut dan panggul. Dasar panggul yang kuat meningkatkan sensasi orgasme bagi pria dan wanita karena otot ini berkontraksi dan berperan saat orgasme. Dasar panggul yang kuat juga akan meningkatkan kekuatan dan ketahanan pria dan wanita di semua aspek kehidupan, dan bagi wanita ada keuntungan tambahan, yaitu mempertahankan kebugaran seksualnya di usia lanjut.</p>
<p>Otot panggul yang kuat juga dapat membuat pria tahan lebih lama ejakulasi. Aspek ini vital dalam bercinta, karena wanita biasanya memerlukan lebih banyak waktu dari pada pria untuk terangsang hingga mencapai orgasme. “Yoga sangat mempengaruhi kehidupan seksualku,” kata Sascha, pengikut yoga dari Kanada. “Aku telah meningkatkan kesadaran tentang tubuhku dan pasanganku, serta ketahanan, stamina dan kontrol. Perubahan yang paling berpengaruh bagi saya adalah kesadaran dan kontrol pada daerah <em>mula bandha</em> (dasar panggul), serta meningkatnya kepekaan mengenai energi wanita.”</p>
<p>Penelitian yang dilakukan di All India Institute of Medical Sciences di New Delhi, India, menyimpulkan yoga dapat membantu mengatasi ejakulasi dini dan meningkatkan kepuasan seksual, bahkan pengaruhnya bisa lebih berhasil daripada obat-obatan biasa. Seratus persen dari pelaku yoga menunjukkan perbaikan dalam masalah ejakulasi dini dan kepuasan seksual, dibanding hanya 82 persen dalam kelompok yang mengandalkan obat.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_4.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1614" title="yoga_sex_4" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_4.jpg" alt="" width="275" height="412" /></a><strong>Lebih hadir, lebih sensasi</strong><br />
Bagian relaksasi yang diterapkan dalam yoga memudahkan Anda untuk mencapai kondisi tenang. Ketenangan yang mendalam memungkinkan lebih banyak darah mengalir ke organ seksual, sehingga meningkatkan sensitivitas dan respon terhadap rangsangan.</p>
<p>Dengan waktu, yoga dapat meningkatkan kesadaran diri mengenai fisik serta sensitivitas. “Fisiologi menjadi optimal, sistem saraf menjadi lebih baik sehingga anda akan bisa merasakan lebih banyak sensasi dalam tubuh. Yoga akan mendorong kemampuan Anda untuk menerapkan perasaan yang kuat dalam setiap aspek kehidupan,” kata <a href="http://www.yogawithuma.com/" target="_blank"><span style="color: #008000;">Uma Inder</span></a>, Yogini dan guru yoga yang telah berpraktek lebih dari 20 tahun. “Yoga mengembalikan Anda pada tubuh.”</p>
<p>Kembali ke tubuh menghasilkan pikiran yang lebih fokus dan sadar. Pikiran yang kurang fokus tidak berguna saat bercinta – jika Anda menginginkan hubungan yang berarti. Peneliti dari Universitas British Columbia menemukan bahwa meditasi dan kesadaran dalam yoga dapat membantu mengatasi masalah seksual pada wanita. Penelitian mereka menunjukkan bahwa latihan kesadaran meningkatkan gairah dan respon seksual pada wanita secara signifikan.</p>
<p>Pikiran yang tenang akan lebih terbuka dan penuh totalitas dalam menikmati saat-saat intim bersama pasangan Anda.<strong></strong></p>
<p><strong> <a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1613" title="yoga_sex_3" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_3.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></strong></p>
<p><strong>Melampaui fisik</strong><br />
Pengaruh yoga dapat melampaui fisik. Meningkatnya kepercayaan dan pemahaman diri adalah hasil alami dari yoga. Dalam praktek yoga, Anda belajar untuk merasakan sensasi dan emosi yang muncul dalam berbagai postur daripada menghindarinya. Belajar untuk tetap hadir di mana Anda berada, misalnya dalam posisi berdiri terbalik yang kurang nyaman, membantu mengembangkan pengetahuan mengenai diri dan meningkatkan kepercayaan diri. Anda belajar, misalnya, bahwa rasa takut hanyalah emosi, dan Anda tidak harus menyerah padanya. Jadi, perlahan-lahan Anda akan merasa lebih nyaman dalam posisi yang rentan, baik saat latihan berdiri terbalik dalam kelas yoga maupun saat mengutarakan keinginan pada pasangan di tempat tidur.</p>
<p>Hubungan Anda akan secara alami membaik akibat meningkatnya kesadaran diri dan kemampuan untuk menghormati diri dan orang lain. Menurut Uma, “pada dasarnya, yoga meningkatkan kebebasan fisik dan kedewasaan emosi. Kesadaran untuk menerima keadaan diri dapat meningkatkan kemampuan Anda dalam membina hubungan yang jujur dengan sesama.” Dengan terbinanya hubungan yang baik, maka seks pun ikut membaik.</p>
<p>Lagipula, yoga seiring waktu, mungkin dapat membantu memperbaiki pendapat budaya dan sosial yang memandang bahwa seks itu jahat dan menempatkan wanita untuk tidak bisa ikut menikmatinya. Menurut Margot Anand, guru besar Tantra Yoga dan pendiri Skydancing Tantra, “Jika ingin menjadi pencinta yang ulung, baik pada tingkat fisik maupun spiritual, kita harus meninjau kembali kepercayaan mana yang menemani pertumbuhan kita dan menentukan apakah kita setuju dengan kepercayaan tersebut. Anda harus sadar bahwa kepercayaan hanyalah sesuatu yang diberikan padamu dari luar – itu bukan kejujuranmu atau pengalamanmu.”</p>
<p>Mengenai seks, kata Anand, kepercayaan pertama yang harus dilepaskan adalah bahwa seks itu “tabu”. Seks adalah sesuatu yang sakral. Kepercayaan kedua yang harus dilepas adalah bahwa wanita tidak dibolehkan mendapat kenikmatan yang sama, atau jumlah pasangan yang sama, dengan pria. “Kepercayaan ketiga yang perlu dilepas adalah bahwa Sang Dewi hanyalah sebuah patung untuk dipuja di kuil, sementara di rumah, wanita hanyalah pekerja dan seorang ibu rumah tangga. Bukanlah demikian.  Jika anda bisa melihat sesuatu yang suci dalam pasangan dan bercinta di tingkat tersebut – sambil anda berdoa, anda memberi cinta – saat itulah anda mengalami anugerah kenikmatan tertinggi karena anda telah melampaui ego.”</p>
<p><strong>Dari daerah terbawah</strong><br />
Dengan mengintegrasikan setiap lapisan pengalaman manusia – fisik, mental dan spiritual – yoga tidak hanya meningkatkan kualitas orgasme Anda. Yoga bahkan dapat mengarahkan Anda pada orgasme yang ‘tercerahkan’. “Dalam sistem Kundalini Tantra, pusat seksual, yaitu cakra kedua (<em>swadisthana</em>), bisa dialami sebagai pusat seseorang menemukan kestabilan dan dukungan,” kata Uma Inder. “Dalam tradisi, pusat seksual dapat menjadi dasar untuk menciptakan pengalaman spiritual dan mengembangkan pengalaman tersebut.”</p>
<p>Yoga Kundalini dan Tantra mengembangkan kesadaran pada pusat-pusat cakra bawah, dan membukanya. “Ini adalah gerbang awal dari perjalanan spiritual, dasar dari eksistensi kita,” kata Uma Inder. “Semua pengalaman spiritual berawal di cakra bawah, dan ini telah terbukti secara ilmiah.”</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_5.jpg"><img class="alignright" title="yoga_sex_5" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/02/yoga_sex_5.jpg" alt="" width="265" height="398" /></a>Tantangannya adalah mengembangkan cakra bawah tersebut, tanpa menjadi terjebak di dalamnya, karena “ada tujuan yang lebih tinggi dari hubungan seksual, yaitu menciptakan manusia baru atau kesadaran baru yang lebih tinggi. Tingkat seksual tertinggi adalah penyatuan energi dan kesadaran dalam setiap aspek tubuh dan kehidupan kita.”</p>
<p>Di tingkat yang lebih tinggi, seorang yogi dapat mencapai kemampuan mengalami orgasme seluruh tubuh, tanpa perlu melakukan tindakan seksual. Seperti yang dikatakan Margot Anand, “Saat anda mencapai kenikmatan tersebut, anda bahkan tidak memikirkan seks lagi, karena anugerah ini jauh lebih nikmat dari seks!”</p>
<p>Apakah anda masih membaca, atau sudah berada di atas yoga mat?</p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/manfaat-yoga-di-tempat-tidur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
