<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Akarumput &#187; Gede Robi Supriyanto</title>
	<atom:link href="http://akarumput.com/author/robi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akarumput.com</link>
	<description>An earth walker&#039;s guide to growing wild</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Nov 2016 02:20:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Bali Anti-Corruption Fest</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/bali-anti-corruption-fest/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/bali-anti-corruption-fest/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Apr 2013 04:31:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gede Robi Supriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Upcoming]]></category>
		<category><![CDATA[Anti-Corruption]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[geekssmile]]></category>
		<category><![CDATA[ICW]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Morfem]]></category>
		<category><![CDATA[navicula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=2012</guid>
		<description><![CDATA[Bali Anti-corruption Fest, 13 April 2013, Jam 16:00-23:00 di Gd. Sawaka Dharma, Lumintang, Denpasar, Bali. Free entry.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Anti-corruption Fest: Tur album kompilasi Frekuensi Perangkap Tikus (unduh gratis di <a href="http://beranijujur.net/" target="_blank">Beranijujur.net</a>)<br />
13 April 2013, Jam 16:00-23:00<br />
di Gd. Sawaka Dharma, Lumintang, Denpasar, Bali</p>
<p>Bands: Navicula, Geekssmile, Scared of Bums, Ripper Clown (Denpasar), Morfem (JKT), Iksan Skuter (JKT)</p>
<p>Teater Kini Berseri, Mural Komunitas Djamur – ISI Denpasar, Painting exhibition Made Bayak.</p>
<p>Free Entry!</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2013/04/x2_113f8083.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2013" alt="Bali Anti Corruption Fest" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2013/04/x2_113f8083.jpg" width="600" height="848" /></a></p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/bali-anti-corruption-fest/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Eceran Kaimsasikun tiap tanggal 11</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/110612-kaimsasikun-tiap-tanggal-11/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/110612-kaimsasikun-tiap-tanggal-11/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jun 2012 13:19:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gede Robi Supriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Unduh]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kaimsasikun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1935</guid>
		<description><![CDATA[Pernah bersinar dari Bali, nama Kaimsasikun sempat meredup. Kini, tanpa banyak basa-basi mereka berkomitmen merilis satu lagu tanggal 11 tiap bulan.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pernah bersinar dari Bali, nama Kaimsasikun sempat meredup. Kini, tanpa banyak basa-basi mereka berkomitmen merilis satu lagu tanggal 11 tiap bulan.</strong></p>
<p>Bagi yang rajin membedah band-band cutting edge Indonesia, pasti sudah tak asing lagi mendengar nama Kaimsasikun. Band pop alternatif asal Bali yang berdiri di tahun 1999 ini, pernah meluncurkan single perdana yang video klipnya sempat nangkring di TV-TV nasional. Single yang berjudul “Pria Dijajah Wanita” dari album perdana mereka ini sering menjadi link ke memori seseorang yang lupa-lupa ingat. Lagu-lagu mereka yang menurut saya jauh lebih memikat sangat banyak, cuma tetap saja, yang lebih nge-pop yang dijadikan single.</p>
<p>Sempat menetap di Jakarta, dalam format satu band utuh, tapi jenuh karena harapan mereka belum tercapai. Promosi kurang begitu lancar dan publik kebanyakan saat itu masih belum terbiasa untuk menerima musik dan gaya mereka yang cenderung geeky. Sayang sekali untuk band rekaman dan live sebaik mereka.</p>
<p>Band ini pun vakum beberapa tahun. Sebagian personilnya mudik ke Bali dan sebagian menetap di Jakarta. Tapi, mereka tidak berhenti bermusik. Ian (vokalis, gitaris) membangun sebuah studio rekaman dan aktif sebagai pencipta beberapa hits lagu pop nasional dengan bermacam nama samaran. Sani (Bassis) juga laris mencipta berbagai hits pop lagu nasional yang dinyanyikan oleh sederet artis pop. Begitu pula Pandu (gitaris) yang kesana-kemari mengiring beberapa selebritas dan aktif sebagai session guitarist di Palu Studio, Jakarta, salah satu pabrik hits tanah air.</p>
<p>Drummer awal mereka, Rendra, sempat hengkang dari band dan membentuk band lain, tapi tetap sering ngumpul sebagai seorang sahabat. Posisi Rendra sempat diganti oleh Mark, yang akhirnya dua tahun lalu juga hijrah ke Australia untuk mengantungi sertifikat pilot. Ah, kebetulan saja, logo band ini adalah gambar pesawat, Mark akhirnya terobsesi terbang sesungguhnya. Mengisi kekosongan di sektor drum, Rendra balik lagi.</p>
<p>Hanya satu personil, Aldino, yang sempat minggat dari dunia musik. Saat ini dia menjadi surfer dan pewaris bisnis keluarga yang sukses. Tapi belakangan dia punya hobi baru yaitu membuat video. Hal ini berbuah sebuah video klip baru Kaimsaikun, sebagai pelampiasan hobinya. Tidak ada yang namanya mantan musisi karena pasti akan gatal untuk bermain nada lagi. Dan Aldino berkomitmen untuk terlibat lagi di proyek Kaimsasikun yang unik.</p>
<p style="text-align: center;"><iframe src="http://player.vimeo.com/video/25453741" frameborder="0" width="560" height="315"></iframe></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #008000;"><em><a href="http://vimeo.com/25453741"><span style="color: #008000;">Euforia, ku hampa &#8211; Zat Kimia</span></a> from <a href="http://vimeo.com/user5364071"><span style="color: #008000;">Aldino Tayeb</span></a> on <a href="http://vimeo.com"><span style="color: #008000;">Vimeo</span></a>.</em></span></p>
<p>Mereka terus berkarya. Ya…sebagai Kaimsasikun, dengan karya-karya yang inovatif, yang mengeksplorasi selera, skill, dan fasilitas yang dimiliki oleh tiap-tiap personilnya.</p>
<p>Kaimsasikun sepakat merilis lagu baru setiap tanggal 11 tiap bulannya. Lagu-lagu Kaimsasikun bisa <a href="http://soundcloud.com/kaimsasikun" target="_blank"><span style="color: #008000;">didengar secara gratis di sini</span></a>.</p>
<p>Setengah di Jakarta setengah di Bali, jarak bukanlah masalah bagi sebuah band yang mampu memberdayakan internet dan teknologi rekaman digital untuk berkomunikasi. Produksi lagu, kreativitas, dan kecintaan mereka terhadap musik tidak akan bisa dibendung oleh situasi industri musik tanah air yang terombang-ambing.</p>
<p>Saat ini, industri musik Indonesia kehabisan ide apa lagi yang bisa dijual setelah bisnis RBT merosot. Tapi, musisi idealis yang cerdas dan melek industri akan tetap bertahan, dan akan lebih bersinar jika ditopang oleh kemampuan penampilan panggung yang mumpuni. Ini adalah spekulasi sederhana yang selalu menghiasi meja kopi sesama musisi non mainstream, yang anehnya tak pernah bosan dibahas. Mungkin karena ada ‘harapan’ yang menghibur di situ.</p>
<p>Kaimsasikun telah memiliki semua itu; bakat, waktu, dan fasilitas. Tunggu apa lagi? Mereka sadar bahwa karya-karya mereka harus dirilis. Tak peduli akrab di telinga pasar atau tidak, toh tujuannya untuk menikmati proses berkarya dan mengeluarkan sesuatu yang sudah mendesak, seperti sperma yang sudah memenuhi kantungnya.</p>
<p>Belum jelas apa target Kaimsasikun dengan merilis satu lagu tiap bulan. Dalam setahun tentu bisa jadi materi satu album. Namun pilihan ini cukup cerdas, daripada terburu-buru mengumumkan niat untuk aktif nge-band lagi dengan memoles nama lama, mereka melatih saja intuisi mereka memproduksi karya lagu. Ini sembari memelihara fans lama seperti saya yang merasa bergairah.</p>
<p>Ada kejutan unik yang pantas dinikmati setiap tanggal 11, sesuai dengan arti nama band ini. Kaimsasikun berarti 11.<br />
<iframe src="http://w.soundcloud.com/player/?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F49328062&amp;auto_play=false&amp;show_artwork=true&amp;color=ff7700" frameborder="no" scrolling="no" width="100%" height="166"></iframe></p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/110612-kaimsasikun-tiap-tanggal-11/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di saat dunia bergerak semakin cepat, Bali berani berhenti</title>
		<link>http://akarumput.com/environment/230312-nyepi-bali-silent-day/</link>
		<comments>http://akarumput.com/environment/230312-nyepi-bali-silent-day/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2012 19:49:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gede Robi Supriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Nyepi]]></category>
		<category><![CDATA[world silent day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=1780</guid>
		<description><![CDATA[Alam kita tercinta bernapas lega dalam istirahat sehari penuh setelah kepayahan dirongrong perlombaan dan keserakahan manusia sepanjang tahun.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/03/Bali-3_1.jpg"><img class="aligncenter" title="Bali nyepi day" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2012/03/Bali-3_1.jpg" alt="" width="600" height="398" /></a></p>
<p>Nyepi adalah hari spesial di tahun baru dalam penanggalan Caka, sekitar bulan Maret di kalender yang biasa kita pakai.</p>
<p>Nyepi, berarti sepi atau hening, sesuai namanya memang satu hari dalam keheningan…Yap, benar satu pulau berpopulasi 3,5 juta jiwa ini patuh menenangkan seisi pulau.  Selama 24 jam seluruh bisnis mati suri, jalan raya kosong, segala aktivitas dihentikan, bahkan airport internasionalnya, dan pada malam harinya kota diselimuti gelap gulita karena diberlakukannya aturan luhur untuk tidak menyalakan lampu. Maknanya agar umat memasuki tahun baru dengan awal yang bersih dan suci, atau sederhananya bila awalnya sudah bersih diharapkan hari-hari seterusnya akan jadi bersih dan suci pula.</p>
<p>Hikmah positif yang kita ambil dari sini, jika anda sependapat, adalah alam bisa beristirahat walaupun hanya sehari…namun sehari ini sangat berarti….bayangkan, sekian energi bisa dihemat dalam 24 jam akibat pemakaian listrik yang sangat minim, sekian banyak polusi bisa ditekan akibat ribuan kendaraan bermotor tidak tumpah ke jalan, sekian banyak stress, asap, dan limbah pabrik tidak membumbung akibat semua tempat usaha diliburkan, tidak ada pesta pora karena seluruh tempat hiburan ditidurkan, sekian banyak energi positif bertebaran di atmosfir sekitar pulau karena sekian banyak orang bermeditasi, berpuasa, dan berintrospeksi diri sepanjang hari.</p>
<p>Bumi kita sudah tua dan lelah…Coba bayangkan, betapa alam kita tercinta ini bisa bernapas lega dalam istirahat sehari penuh setelah kepayahan dirongrong perlombaan dan keserakahan manusia sepanjang tahun di era berslogan “waktu adalah uang” ini.</p>
<p>Tradisi ini masih lestari di Bali, diwariskan dari generasi ke generasi, dan saya pribadi sangat berharap akan tetap diteruskan oleh anak cucu kita kelak. Bali patut bersyukur punya hari Nyepi, yang berpotensi bisa <a href="http://www.worldsilentday.org/" target="_blank"><span style="color: #008000;">menginspirasikan dunia untuk mengadakan gerakan sejenis</span> </a>demi cinta kita terhadap semesta.</p>
<p>Ini lagu baru tentang Nyepi dari band sahabat saya, <a href="http://www.facebook.com/Kaimsasikun.11" target="_blank"><span style="color: #008000;">Kaimsasikun</span></a>. Sebuah band asal Bali. Saya dan Ian (vokalis/gitaris Kaimsasikun) dulu sering melewati Nyepi bersama. Tahun ini mereka berkumpul di Jakarta untuk rekaman, tapi tetap merayakan Nyepi dengan cara mereka. Lagu ini patut disimak dan direnungkan.<em> Enjoy:</em><br />
<iframe src="http://www.youtube.com/embed/FsMrrLnFKNk" frameborder="0" width="600" height="335"></iframe></p>
<p><strong>Salam damai dan selamat tahun baru Caka 1934!</strong></p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/environment/230312-nyepi-bali-silent-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perspektif bisul Nosstress</title>
		<link>http://akarumput.com/featured/nosstress-and-the-boil/</link>
		<comments>http://akarumput.com/featured/nosstress-and-the-boil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 15:04:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gede Robi Supriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Upcoming]]></category>
		<category><![CDATA[Nosstress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=893</guid>
		<description><![CDATA[Setelah malang-melintang di panggung lokal dan panggung youtube, musikalitas tiga anak muda Denpasar ini akhirnya bisa dinikmati utuh dalam satu album: Perspektif Bodoh.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/nosstress_1.jpg"><img class="aligncenter" title="Nosstress filming" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/nosstress_1.jpg" alt="" width="600" height="288" /></a></p>
<p>Bisul Nosstress akhirnya pecah. Hampir setahun Nosstress menggarap materi rekaman dan sudah dalam taraf bosan ditanya “kapan album keluar?” Setelah malang-melintang di panggung lokal dan panggung youtube, musikalitas tiga anak muda Denpasar ini akhirnya bisa dinikmati utuh dalam satu album: Perspektif Bodoh.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Nosstress_Sampul.jpg"><img class="alignleft" style="margin: 4px 12px;" title="Perspektif bodoh" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/Nosstress_Sampul.jpg" alt="" width="254" height="237" /></a>Materi pada album perdana Nosstress sangat segar dengan garapan akustik berformat dua gitar, cajon, harmonika, dan vokal bersahutan dengan kualitas penghayatan dan karakter ketiganya yang punya kekhasan masing-masing. Guna Qupitt (vocal, gitar), Man Angga (vokal, gitar), Cokorda Bagus Pemayun (vokal, cajon, harmonika) berhasil membawa gaya latihan di rumah, penampilan di panggung, dan keseharian mereka ke dalam album. Pencapaian yang dituai dalam rekaman ini pantas mengundang decak kagum, mengingat usia mereka yang relatif muda, 22-23 tahun.</p>
<p>Walaupun menggunakan instrumen yang minim, lagu-lagu mereka tidak sederhana untuk ukuran musik pop lokal. Aransemen, notasi dan komposisi cukup cerdas, penuh, detail. Nosstress juga menerobos musik yang dikonsumsi mayoritas pemuda seusia mereka saat ini dengan pengaruh kuat dari musik soul dan blues. Alat boleh sederhana, tapi tidak musiknya.</p>
<p>Lirik mereka tidak pretensius, mudah dicerna, sesederhana teh yang kita teguk di pagi hari. Beberapa komentar dan kritik sosial ringan menjadi tema lirik di album ini. Seperti kenangan indah masa lalu (yang mungkin mereka imajinasikan dari cerita para paman dan orang tua mereka) atau kondisi aktual kesemrawutan Denpasar.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/nosstress_4.jpg"><img class="alignright" style="margin: 4px 12px;" title="Nosstress" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/nosstress_4.jpg" alt="" width="297" height="198" /></a>Perasaan diremehkan sebagai junior dan meledek secara halus pada senior dikemas secara apik pada On the Job Training. Begitu pula kekesalan pada diri sendiri yang dibahas pada Tunda. Balutan sound jernih minus distorsi, kritik-kritik Nosstress menjadi halus dan tenang.</p>
<p>Dalam hal lirik, ada sedikit kontradiksi jika melihat tema secara keseluruhan. Misalnya kritik tentang rasa yang dikalahkan logika pada Rasa, namun banyak muncul kata ‘berpikir’ dalam beberapa lagu yang menunjukkan dukungan pada logika. Pencarian pada kesejatian yang sangat wajar, apalagi bila mendengarkan Mau Apa?. Lagu ini bisa dijadikan kesimpulan yang mewakili semangat yang terpancar dari situasi proses penggarapan album ini. Saya sangat mengagumi Mau Apa?, sampai-sampai saya berandai-andai saya yang menulis lagu ini.</p>
<p>Sentuhan musisi kawakan Raoul Wijffels yang memainkan Fender Rhodes pada Tak Pernah Terlambat dan akordion pada Bersama Kita terasa menyatu dengan lagu. Hal ini bisa jadi karena kedekatan baik selera maupun historis antara Nosstress dan Raoul di One Dollar for Music.</p>
<p>Lagu kesayangan saya, Tanam Saja yang tidak dimasukkan ke dalam album cukup membuat saya kecewa. Lagu yang telah dirilis terlebih dahulu sebagai single radio dan kerap dibawakan live tersebut sebenarnya sangat kuat dan mendukung popularitas album.</p>
<p>Sebagai pelaku skena musik Bali saya bangga dengan hadirnya “Perspektif Bodoh&#8221; yang sama sekali tidak bodoh. Dan setiap bisul yang pecah akan menjadi luka yang dalam proses keringnya terasa gatal. Proses gatalisasi Nosstress setelah album ini mungkin untuk mencari jawab dari pertanyaan mereka: mau apa aku dengan hidupku ini.</p>
<hr align="left" size="1" width="33%" />
<p><strong>Launching “Perspektif Bodoh”</strong> di Serambi Arts Antida, Jl Waribang no 32 Denpasar.<br />
Tanggal 14 Oktober 2011, jam 19.00 WITA.</p>
<p>Nosstress merilis satu lagu dari “Perspektif Bodoh” untuk diunduh gratis lewat Akarumput.com. Mari dendangkan Bersama Kita.</p>
<p><iframe src="http://w.soundcloud.com/player/?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F25276033&amp;auto_play=false&amp;show_artwork=false&amp;color=ff7700" frameborder="no" scrolling="no" width="100%" height="166"></iframe><br />
<em></em></p>
<p><em>Foto oleh <a href="http://twitter.com/teddy_drew" target="_blank"><span style="color: #008000;">Teddy Drew.</span></a></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/featured/nosstress-and-the-boil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Grow your own food (2)</title>
		<link>http://akarumput.com/environment/grow-your-own-food-2/</link>
		<comments>http://akarumput.com/environment/grow-your-own-food-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2011 10:51:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gede Robi Supriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik]]></category>
		<category><![CDATA[Urban Farming]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[gardening]]></category>
		<category><![CDATA[urban farming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=755</guid>
		<description><![CDATA[Kebun rumah organik yang tumbuh subur dan terawat, selain menghemat pengeluaran, juga menyediakan gizi yang cukup bagi seisi rumah.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4926_web.jpg"><img class="aligncenter" title="Urban farming" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4926_web.jpg" alt="" width="300" height="400" /></a></p>
<p>Pastikan tanah pada koker sebagai media tanam benih ini sehat, cukup lembab, dan mengandung banyak nutrisi organik agar benih memperoleh lebih banyak peluang hidup.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4917_web.jpg"><img title="Urban farming" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4917_web.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a>Isilah koker dengan tanah subur yang telah bercampur dengan kotoran sapi, sekam, dan pupuk organik lainnya. Lubangi bagian bawah koker agar air berlebih bisa merembes.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4933_web.jpg"><img title="Sawi seeds" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4933_web.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a> <em></em>Bibit sawi.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4915_web.jpg"><img title="Pumpkin seeds" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4915_web.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a>Bibit labu.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4942_web.jpg"><img title="Long beans" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4942_web.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a>Bibit kacang panjang. Kupas dan gunakan hanya bijinya.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4947_web.jpg"><img title="urban farming" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4947_web.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a>Tanam benih dengan suasana hati bahagia dan senyum. Bibit ibarat anakmu. Anak yang sehat tumbuh dari keluarga yang penuh cinta.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4984_web.jpg"><img class="alignleft" style="margin: 4px 12px;" title="seedlings" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4984_web.jpg" alt="" width="316" height="422" /></a>Berilah label pada koker, agar tidak lupa jenis tanaman yang disemai. Ini juga berguna agar tanaman tidak tertukar saat kamu memindahkan bibit ke lahan. Tempatkan koker pada tempat teduh, hindarkan dari terik matahari, angin kencang dan hujan deras. Semut sangat menyukai benih-benih ini, dan untuk mengatasi serangan mereka, benih bisa ditempatkan pada rak-rak yang kakinya telah diolesi oli bekas atau dicelupkan pada wadah yang berisi air atau minyak tanah. Siram teratur, sebaiknya setiap pagi dan sore.</p>
<p>Beberapa jenis tanaman rimpang seperti jahe, bongkot, kunyit, bisa langsung ditanam pada lahan tanpa disemai. Begitu pula dengan tanaman dengan perbanyakan batang (stek) atau perbanyakan akar seperti singkong, bambu, atau pisang. Labu dan kacang panjang juga bisa langsung ditanam. Persemaian yang menggunakan koker atau perlindungan ekstra baik untuk tanaman sayuran seperti sawi, selada, cabe, atau tomat.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4953_web.jpg"><img title="waluh" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4953_web.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a>Setelah seminggu, tunas-tunas mungil mulai bermunculan ;)</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4974_web_COMB2-new.jpg"><img class="aligncenter" title="planting seedlings" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_4974_web_COMB2-new.jpg" alt="" width="600" height="394" /></a>Setelah berusia sekitar 2 minggu, bibit bisa dipindahkan ke lahan. Keluarkan bibit dengan hati-hati dari koker dan sebisa mungkin untuk tidak merusak akarnya. Sebaiknya tanah dari koker dibiarkan menempel pada bibit agar benih bisa beradaptasi perlahan dengan lingkungan barunya. Benih bisa ditanam berdekatan dengan tanaman jeni lain. Menanam berbagai jenis tanaman pada satu lahan sangat dianjurkan, karena polikultur atau keberagaman tanaman sehat bagi lahan.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_5026_web.jpg"><img title="urban farming" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_5026_web.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a>Apabila lahan/bedeng terlalu panas karena terik matahari di musim kemarau atau tidak tersedianya tanaman peneduh, lahan bisa diteduhkan dengan naungan seperti paranet. Bahan ini bagus karena walaupun teduh tapi tidak menghalangi cahaya matahari untuk masuk, karena cahaya matahari dalam jumlah yang tidak terlalu banyak sangat dibutuhkan oleh tumbuhan. Bibit-bibit yang masih muda dan masih menguatkan diri akan mudah mati apabila ditimpa matahari terik langsung. Perlakukan bibit-bibit muda ini dengan hati-hati.  Jangan biarkan lahan kering kerontang dan pastikan tersedia cukup mulsa di sekitar tanaman muda.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_5043_web.jpg"><img title="urban farm" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_5043_web.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a>Kebun rumah organik yang tumbuh subur dan terawat, selain menghemat  pengeluaran, juga menyediakan gizi yang cukup bagi seisi rumah. Lingkungan sekitar rumah pun jadi hijau, asri, sehat dan indah. Kelebihan produksi sayur bisa kamu bagikan ke tetangga. Kamu pun akan lebih disayang tetangga. Tapi hati-hati bila istri atau suami tetangga jadi cemburu. Karena <em>urban farming</em> menggenapi kredo: kebun tetangga selalu lebih hijau.</p>
<p>Selamat bergabung dalam Sindikat Urban Farming! Follow <span style="color: #008000;"><a href="http://twitter.com/BaliUrbanFarm" target="_blank"><span style="color: #008000;">@BaliUrbanFarm </span></a></span>on Twitter.</p>
<p><span style="color: #008000;"> <a href="http://akarumput.com/ID/environment/grow-your-own-food-1/"><span style="color: #008000;"><em>Klik di sini untuk membaca bagian awal tulisan ini. </em></span></a></span></p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/environment/grow-your-own-food-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Grow your own food (1)</title>
		<link>http://akarumput.com/environment/grow-your-own-food-1/</link>
		<comments>http://akarumput.com/environment/grow-your-own-food-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2011 06:36:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gede Robi Supriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Main Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik]]></category>
		<category><![CDATA[Urban Farming]]></category>
		<category><![CDATA[Kebunmu]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[gardening]]></category>
		<category><![CDATA[urban farming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akarumput.com/?p=495</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai warga urban, kesan apa-apa harus beli acap melekat. Buatlah ‘kulkas hidup’ sendiri, alias membuat kebun sayuran dengan memanfaatkan halaman rumah: urban farming.<p></p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai warga urban, kesan apa-apa harus beli acap melekat. Bila peduli dengan makanan sehat, penghasilan bisa sebagian besar akan lari ke bagian ini. Daripada pusing meningkatkan pendapatan, coba pikirkan cara menghemat pengeluaran. Salah satunya adalah dengan membuat ‘kulkas hidup’ sendiri, alias membuat kebun sayuran dengan memanfaatkan halaman rumah: <strong><em>urban farming.</em></strong></p>
<p>Apalagi jika rumahmu memiliki bagian halaman yang terbengkalai; daripada jadi tempat anjing buang kotoran lebih baik diisi sayuran. Daripada jadi sarang ular lebih baik isi tanaman menjalar. Daripada buang waktu lebih baik singsingkan lengan baju: Tanam makananmu sendiri! Angkat cangkulmu, kawan!</p>
<p>Berikut langkah-langkah sederhana untuk membuat kebun sayur di belakang rumahmu. Kalau sudah memulai, silakan kirim cerita dan foto berkebunmu ke <span style="color: #008000;"><a href="mailto:karumput@gmail.com"><span style="color: #008000;">Akarumput.com</span></a></span>. Mungkin kamu bisa menemukan calon tambatan hati yang mencari seseorang dengan karakter mandiri, <em>do-it-yourself</em>, welas asih, gemah ripah loh jinawi, dan agak-agak bau tanah.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4880_urbfarm_WEB.jpg"><img title="prepare the soil" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4880_urbfarm_WEB.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a><br />
Siapkan lahan. Bisa memulai dengan bidang yang kecil dan perlahan melebar sesuai kebutuhan dan kenikmatanmu berkebun.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4886_urbfarm_WEB.jpg"><img title="Loose up the soil" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4886_urbfarm_WEB.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a><br />
Gemburkan tanah dengan cangkul dan bersihkan dari bebatuan, sampah plastik, dan kondom bekas mungkin.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4897_urbfarm_WEB.jpg"><img title="Shape your garden beds" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4897_urbfarm_WEB.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a><br />
Tinggikan tanah menjadi beberapa bedeng. Bentuk sesukamu, boleh memanjang, kotak, elips, segi 5, bentuk bintang, spiral. Sisakan gang kecil di antara bedeng sebagai jalan di antara kebun, karena menginjak bedeng akan menjadikan tanah bedeng padat.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4891_urbfarm_WEB.jpg"><img title="My dog, Backer, fertilizing the soil" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4891_urbfarm_WEB.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a><em></em><br />
Bila diperlukan, tambahkan tanah subur yang telah dicampur pupuk kandang. Di Denpasar, tanah subur ini bisa dibeli di penjual tanaman hias dengan harga antara Rp250.000 – 300.000 per mobil pick up.  Tapi lebih baik lagi jika mencampur sendiri media tanam dengan pupuk kandang, karena tanah campuran di pasaran biasanya hanya mengandung sedikit kotoran sapi. <em>Lihat, si Backer anjingku, ingin ikut menyumbangkan kotorannya ;) </em></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/backer-following.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-725" title="Backer" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/10/backer-following.jpg" alt="" width="600" height="800" /></a><em>Husss!! Backer !!! Stop following me !!</em></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4902_urbfarm_WEB.jpg"><img title="Adding top soil" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4902_urbfarm_WEB.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a><br />
Menambah lapisan tanah subur ke atas bedeng-bedeng yang tersedia.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4903_urbfarm_WEB.jpg"><img class="aligncenter" title="Mulch the garden beds" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4903_urbfarm_WEB.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a>Sebaiknya tambahkan pula lapisan mulsa ke permukaan bedeng. Mulsa adalah lapisan bahan organik yang berfungsi sebagai pelindung tanah dari terik matahari dan menjadikan tanah tetap lembab, sekaligus menyediakan nutrisi tambahan bagi tanah. Mulsa bisa berupa sekam padi, jerami, serbuk gergaji, sekam kopi, dedaunan atau rumput kering.  Bila di rumah ada hewan peliharaan lain seperti Backer atau ayam, pagari kebun. Gunakan bahan-bahan yang murah dan mudah diperoleh. Tiang pagar dapat berupa stek tanaman legum seperti lamtoro, kelor, kayu santan, atau dapdap. Tanaman ini sekaligus berfungsi sebagai tanaman peneduh atau naungan dan daunnya dapat digunakan sebagai pangan. Tanaman legum (jenis kacang-kacangan) sangat berguna bagi kesuburan tanah, karena apabila dipangkas, bintilan nodules yang terdapat pada akar tanaman jenis ini bisa melepas zat nitrogen ke dalam tanah. Foto ini menggunakan kelor dan kayu santan sebagai tiang pagar, karena si empunya kebun doyan sayur daun kelor. Pagar juga bisa difungsikan sebagai tempat tanaman merambat.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4882_urbfarm_WEB.jpg"><img class="aligncenter" title="Making vertical gardens" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4882_urbfarm_WEB.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a> Untuk mengirit lahan, vertikal gardening bisa diterapkan dengan membuat para-para atau pergola bagi tanaman merambat seperti labu, markisa, labu siam, dan kacang-kacangan. Di kebun ini para-para terbuat dari bambu yang rencananya akan ditempelkan pada tembok tetangga agar tanaman labunya merambat ke atas, bukannya melebar ke samping yang bisa memboroskan tempat.</p>
<p><a href="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4911_urbfarm_WEB.jpg"><img class="aligncenter" title="Making seedling containers" src="http://akarumput.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_4911_urbfarm_WEB.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a>Sambil menunggu lahan siap, koker-koker atau polybag sebagai wadah persemaian benih bisa dibuat. Sekali lagi, gunakan bahan-bahan yang ada di sekitarmu. Lebih bijak lagi bila menggunakan bahan-bahan sisa atau sampah yang bisa digunakan kembali seperti kaleng bekas minuman, kaleng sardin, botol air kemasan, kotak susu, kotak jus, ember rusak.</p>
<p>Wow, banyak sekali manfaat urban farming ya! Mmm dan tulisan ini sudah terlalu panjang. Jadi, kunjungi situs ini lagi untuk langkah berikutnyadan follow <span style="color: #008000;"><a href="http://twitter.com/BaliUrbanFarm" target="_blank"><span style="color: #008000;">@BaliUrbanFarm</span></a></span> di twitter.</p>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akarumput.com/environment/grow-your-own-food-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
